Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Kisah di Balik Dinding Empat Lantai Pasar Rau: Tempat Bung Karno Mengajak Megawati Kecil Belanja Sayur

Pasar Rau Trade Centre (RTC). (Foto Istimewa arso RRI)

KOTA SERANG (bantenbersatu.co.id) -Banyak warga Kota Serang yang hilir mudik berbelanja pakaian atau kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau.

Namun, jarang ada yang tahu bahwa bangunan megah seluas 85.000 meter persegi ini menyimpan secuil romansa sejarah keluarga nomor satu di Indonesia pada zamannya.

Mari menengok ke belakang untuk melihat bagaimana pasar legendaris ini bertumbuh melintasi dekade.

Sebelum menjadi gedung empat lantai seperti yang kita lihat hari ini, Pasar Rau hanyalah hamparan pasar sayur tradisional biasa yang beroperasi sejak 1982 di Kabupaten Serang.

Kala itu, fungsinya adalah menampung luapan ribuan pedagang kaki lima dari Pasar Lama di Jalan Maulana Hasanudin, Kotabaru.

Pemerintah daerah memindahkan mereka agar kawasan pusat kota bisa disulap menjadi area pertokoan modern dan bioskop megah seperti Serang Plaza.

Magnet ekonomi Pasar Rau ternyata begitu kuat hingga lahannya yang semula seluas 5,7 hektar terus disesaki pedagang baru seiring berjalannya tahun.

Puncaknya pada tahun 2000, pasar ini dirombak total menjadi pusat perdagangan semi-modern berkapasitas 4.427 unit kios dan los.

Momen puncak yang paling diingat terjadi saat peresmian gedung baru pada hari Jumat, 30 Juli 2004.

Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, datang langsung memotong pita peresmian.

Di mimbar pidato, Megawati berkisah dengan nada haru bahwa saat dirinya masih kecil, sang ayah tercinta, Presiden Soekarno, pernah mengajaknya berjalan-jalan ke pasar tradisional Rau.

Kenangan manis masa kecil bersama Sang Proklamator itulah yang membuat Megawati meminta pemerintah daerah membatalkan nama kebarat-baratan Rau Trade Centre (RTC).

Bagi beliau, nama asli Pasar Rau harus dipertahankan karena memiliki roh sejarah dan kedekatan emosional dengan masyarakat kecil.

Sayangnya, cerita indah itu sempat ternoda oleh roda pengelolaan yang tidak berpihak pada kenyamanan pembeli.

Tangga berjalan atau eskalator yang dulunya menjadi lambang kemewahan pasar modern ini mendadak mati hanya beberapa bulan setelah diresmikan.

Lantai dua hingga lantai empat seketika mati suri dan telantar menjadi sarang laba-laba.

Masalah sanitasi yang buruk membuat aroma pesing tercium menyengat hingga ke area lantai dasar.

Para pedagang pun akhirnya berebut turun ke jalanan dan trotoar, membuat tata letak sayur, daging, dan pakaian bercampur aduk secara semrawut.

Kerentanan infrastruktur ini pula yang memicu rentetan kebakaran hebat pada September 2014 di ruko Jalan Abdul Latif dan Desember 2015 di Blok F Timur Cinanggung.

Kini, memori indah Pasar Rau sedang dijemput kembali lewat tangan dingin kebijakan Walikota Serang, Budi Rustandi.

Menjawab impian warga yang rindu pasar rakyat yang bersih, proyek revitalisasi besar-besaran berbasis APBD resmi ditabuh.

Meski di awal sempat mendapat penolakan dari sebagian pedagang yang cemas akan nasib lapaknya, Pemkot Serang sukses meredam konflik lewat dialog kekeluargaan.

Langkah berani penataan fisik ini turut dikawal oleh Pemerintah Provinsi Banten di bawah arahan Gubernur Andra Soni yang fokus membenahi akses jalan luar dan sistem drainase kawasan.

Melalui sinergi ini, sekitar 5.000 pedagang di dalam pasar akan ditata berdasarkan zonasi basah dan kering yang bersih.

Tidak akan ada lagi bau limbah menyengat karena seluruh saluran air kotor akan ditutup dengan rapi dan modern.

Fasilitas publik seperti area parkir, toilet ramah difabel, ruang istirahat, hingga pusat kuliner kini tengah dibangun demi mengejar target pasar senyaman mal.

Sejarah panjang Pasar Rau mengajarkan kita bahwa pasar rakyat tidak boleh kalah oleh zaman, melainkan harus terus dirawat demi hajat hidup orang banyak. (Dina Kristiana/Wisnu Bangun/Editor)

 

Related posts

Bupati Serang Ratu Zakiyah Minta Sinergitas Pergunu tingkatkan SDM di Bidang Pendidikan

bantenbersatu

Disdukcapil Kota Tangerang, Imbau Waspada Penipuan Modus Aktivasi IKD

bantenbersatu

SAS seasonal summer 2018 routes – 5 new destination & 27 new non-stop routes

bantenbersatu

Virginia DMV to open new Williamsburg customer service center

bantenbersatu

Barclays shares close down 7% after profits disappoint

bantenbersatu

Normalisasi Sungai Serang: Langkah Tegas Wali Kota Budi Rustandi Keruk Sedimen Muara

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Kemajuan Kota Tangerang Terus Berprogres Baik

bantenbersatu

Panen Jagung Hibrida Banten Dimulai dari Baros, Jadi Model Pengembangan Sentra Jagung Daerah

bantenbersatu

Pemkab Tangerang Dukung Penerapan Pidana Kerja Sosial Sesuai KUHP yang Baru

bantenbersatu