PANDEGLANG (bantenbersatu.co.id) – Dampak nyata dari perluasan alokasi pembangunan infrastruktur Program “Bang Andra” kini kian masif dirasakan di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten secara resmi telah menyelesaikan 100 persen pengecoran beton pada koridor logistik Surianeun – Pasir Gadung di Desa Cimoyan.
Jalur poros perdesaan ini memiliki nilai ekonomi dan posisi strategis yang sangat tinggi karena menjadi rute penghubung utama bagi distribusi komoditas unggulan daerah.
Sebelum adanya sentuhan proyek dari pemerintah daerah, jalur ini dikenal sebagai salah satu titik kerusakan terparah yang sangat ditakuti oleh para sopir kendaraan angkutan barang.
Medan jalan yang dipenuhi lubang dalam berlumpur kerap menyebabkan rantai pasok hasil pertanian dan hortikultura dari pelosok Pandeglang menjadi terhambat.
Urat Nadi Distribusi Pasar Induk
Keterlambatan distribusi akibat rusaknya jalan ini sering kali memicu penyusutan kualitas hasil bumi dan kerugian finansial yang besar bagi para petani lokal.
Melihat kondisi yang merugikan masyarakat tersebut, Dinas PUPR Banten merancang perbaikan koridor Surianeun dengan spesifikasi jalan ekonomi tangguh berdaya tahan tinggi.
Struktur semen cor rigid diaplikasikan dengan ketebalan maksimum agar mampu menahan beban tonase armada truk pengangkut komoditas perkebunan tanpa risiko retak dini.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, S.T., M.T., mengemukakan bahwa pembetonan koridor ini ditujukan untuk memotong biaya logistik yang selama ini mencekik ekonomi mikro.
“Pembangunan jalan poros logistik Surianeun ini merupakan pemenuhan hak dasar infrastruktur yang adil bagi masyarakat perdesaan Pandeglang,” jelas Arlan saat dikonfirmasi.

Permukaan jalan yang kini sudah dilapisi beton putih mulus memotong waktu perjalanan angkutan barang dari Desa Cimoyan menuju pasar induk hingga hitungan jam.
Arus lalu lintas kendaraan logistik kini berjalan dengan sangat lancar, stabil, dan aman tanpa ada kekhawatiran kendaraan mengalami patah as roda atau slip medan lumpur.
Stimulus Pertumbuhan Usaha Mikro
Manfaat langsung dari selesainya proyek jaminan infrastruktur di koridor logistik Surianeun – Pasir Gadung ini langsung memberikan dampak berantai yang positif.
Berdasarkan testimoni warga setempat, kehadiran jalan beton baru ini telah merangsang gairah berwirausaha masyarakat perdesaan secara mandiri dan berkelanjutan.
Di sepanjang pinggiran jalur beton yang baru dibangun, kini mulai tumbuh subur kios-kios dagang baru, warung kelontong, serta tempat penampungan hasil bumi rakyat.
Harga jual tanah di sekitar koridor jalan juga merangkak naik, yang menandakan bergairahnya iklim investasi ekonomi mikro di tingkat perdesaan Pandeglang.
Pedagang pengumpul mengaku margin keuntungan mereka meningkat karena efisiensi biaya bahan bakar minyak dan biaya perawatan armada operasional kendaraan.
PT Tinta Merah Mediatama menyajikan fakta capaian makro ini melalui portal berita bantenbersatu.co.id sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik kepada rakyat.
Pemerintah daerah optimis bahwa dengan kokohnya koridor logistik Surianeun ini, roda perekonomian Kabupaten Pandeglang akan tumbuh lebih cepat dan merata. (Tim Jurnal)
