Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

[PUPR Banten] Laporan Terbuka Bagian 4 – Pangkas Biaya Angkut Pupuk, Program Bang Andra Sukses Sentuh Wanasalam dan Ciawi Hilir

Jalan beton rigid Program Bang Andra membelah perbukitan pelosok desa di Lebak Banten
Kondisi bentangan jalan poros desa yang kini telah mulus dilapisi semen beton kaku (rigid pavement) di wilayah perbukitan perdesaan Kabupaten Lebak, mempermudah akses evakuasi darurat serta jalur niaga masyarakat. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)

LEBAK (bantenbersatu.co.id) – Masalah klasik mengenai mahalnya biaya operasional pertanian akibat rusaknya akses infrastruktur,  kini berhasil diselesaikan secara nyata oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Melalui pagu anggaran terarah Dinas PUPR Banten, pembangunan Jalur Usaha Tani (JUT) di wilayah Kecamatan Wanasalam dan Ciawi Hilir, telah rampung 100 persen.

Pengecoran poros jalan desa sejahtera ini,  menjadi berkah yang dinanti-nanti oleh ribuan kepala keluarga petani yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan dan hortikultura.

Program “Bang Andra” hadir sebagai jawaban konkret atas jeritan masyarakat perdesaan,  yang selama ini merasa terisolasi akibat ketimpangan pembangunan infrastruktur wilayah pinggiran.

Sebelum dilakukan intervensi pengecoran rigid beton, rute usaha tani di kawasan Wanasalam merupakan jalur tanah berbatu tajam yang dipenuhi genangan air setinggi lutut orang dewasa saat hujan.

Akses Sarana Produksi Tani Terbuka Lebar

Kondisi medan yang hancur tersebut membuat ongkos distribusi sarana produksi pertanian, terutama pupuk bersubsidi dan obat-obatan tanaman, menjadi sangat melambung tinggi.

Sutardi (42) mengaku banyak agen logistik maupun sopir mobil pikap angkutan barang yang menolak melakukan pengiriman langsung hingga ke gudang kelompok tani karena takut kendaraan mereka patah as.

“Adanya program Bang Andra ini, sebagai jawaban mimpi masyarakat untuk hidup sejahtra,” kata Sutardi.

Melihat urgensi yang sangat mendasar tersebut, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, S.T., M.T., bergerak taktis memerintahkan tim teknis untuk melakukan pengerasan permanen.

Penerapan standar mutu beton rigid menjadi pilihan mutlak agar struktur jalan tidak mudah amblas digerus beban kendaraan muatan sarana produksi pertanian yang berbobot berat.

“Ruh dari pembangunan jaminan Program Bang Andra ini adalah kemanfaatan ekonomi humanis yang bisa langsung dirasakan pada dompet masyarakat kecil,” tegas Arlan Marzan.

Petani perdesaan mengangkut karung pupuk menggunakan sepeda motor di jalan desa
Aktivitas para petani saat mengangkut sarana produksi pertanian berupa karung-karung pupuk menggunakan sepeda motor melewati jalur poros desa yang kini aksesibilitasnya semakin membaik berkat realisasi Program Bang Andra di Kabupaten Lebak. (Foto: Dok Antara)

Dengan terbukanya akses jalan baru ini, wilayah yang dahulu dianggap sebagai zona merah distribusi kini telah terbuka lebar dan bebas dari hambatan transportasi.

Petani di Ciawi Hilir kini dapat memesan pupuk dan kebutuhan tani lainnya dengan sistem antar langsung sampai ke depan pintu rumah tanpa ada pungutan biaya tambahan.

Efisiensi Operasional Pertanian

Berdasarkan rekapitulasi data dan wawancara dengan tokoh tani setempat, penghematan pengeluaran biaya operasional pra-konstruksi dan pasca-konstruksi sangat terasa drastis.

Sebelumnya, petani harus mengeluarkan biaya ekstra sebesar Rp15.000 hingga Rp20.000 per karung pupuk hanya untuk ongkos angkut ojek tambahan dari jalan raya protokol.

Sekarang, setelah hamparan beton rigid putih terbentang mulus, pengeluaran logistik tambahan tersebut berhasil ditekan hingga menjadi nol rupiah karena truk agen bisa langsung masuk.

Tidak hanya menguntungkan sektor pertanian, mulusnya jalan usaha tani ini juga membawa dampak positif berantai pada sektor pendidikan dan mobilitas harian anak-anak sekolah.

Kendaraan angkutan pedesaan dan ojek pasar yang dahulu enggan melintas kini mulai ramai beroperasi melayani rute pemukiman pelosok Wanasalam hingga Ciawi Hilir.

Transparansi pencapaian performa fisik ini disajikan secara terbuka ke publik oleh PT Tinta Merah Mediatama melalui bantenbersatu.co.id sebagai wujud jurnalisme pembangunan yang akuntabel.

Pemerintah daerah optimis bahwa efisiensi operasional pertanian ini akan meningkatkan pendapatan bersih petani sekaligus menjaga stabilitas ekonomi perdesaan di Kabupaten Lebak. (Tim Jurnal)

Related posts

SK Kemenkum Sah, DPW Partai Berkarya Banten Tegaskan Kepengurusan Muchdi PR Laksanakan Pemutakhiran Data SIPOL

bantenbersatu

Danrem 064/MY Serahkan Hasil Karya Bakti kepada Yayasan Nurul Ibad: “Kalian Tidak Sendiri”

bantenbersatu

Dorong Peran Aktif dalam Pengasuhan, DPPKB Kabupaten Tangerang Gaungkan “Ayah Wajib Hadir” di Harganas ke-33

bantenbersatu

Wagub Dimyati: Empat Raperda Usulan DPRD Banten untuk Kepentingan Masyarakat

bantenbersatu

Reforma Agraria Desa Soso, Menguatkan Peran Petani Perempuan Menuju Kesejahteraan

bantenbersatu

Mulai Januari 2026, Verifikasi Dokumen Kependudukan Wajib Menggunakan Aplikasi IKD

bantenbersatu

Sidak Tambang di Bojonegara dan Pulo Ampel, DLH Cek Dokumen Perizinan Perusahaan

bantenbersatu

Program Bang Andra Bangun Jalan Cadasari-Kaduela Demi Konektivitas Warga Desa

bantenbersatu

Mengurai Jarak 380 Kilometer: Langkah Akhir Perjalanan Surakman di Pesisir Enggano

bantenbersatu