Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Dinas Perikanan Edukasi Kader PKK terkait Penanganan Stunting

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Dinas Perikanan, Rini Dwi Ari Hayati mengatakan, saat ini Kabupaten Tangerang masih dihadapkan dengan masalah gizi buruk. Salah satunya adalah stunting pada anak.

Menurut dia, terjadi kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, yang menyebabkan anak lebih pendek dibanding anak-anak lain seusianya.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting, khususnya untuk wilayah Kecamatan Teluk naga dengan peserta dari ibu-ibu PKK di 13 desa,” ungkap dia.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, terdapat 30,8 persen balita di Indonesia memiliki tinggi badan tidak sesuai dengan usianya atau biasa disebut stunting. Kekurangan gizi kronis tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tapi juga meningkatkan risiko gangguan penyakit tidak menular dan dapat menghambat pertumbuhan otak serta motorik anak.

Untuk mencegah stunting pada anak, pemenuhan gizi di awal 1.000 hari pertama kehidupan yang dimulai sejak kehamilan, masa bayi, hingga anak berusia dua tahun harus dilakukan. Apabila pada periode ini bayi tidak mendapat asupan gizi yang cukup, dampaknya akan bersifat permanen pada kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak.

Salah satu solusinya adalah mengonsumsi ikan. Ikan mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh, termasuk vitamin A, D, B12, kalsium, zinc, protein, hingga omega-3.

Kandungan gizi pada ikan juga berperan penting bagi ibu hamil, perkembangan otak anak-anak di bawah usia dua tahun (baduta), usia remaja, serta lanjut usia.

“Tingkatkan konsumsi ikan karena nilai gizi dari ikan ini sangat tinggi, terutama proteinnya karena baik untuk anak-anak usia dini dan masyarakat sekitar,” ujar dia.

Dengan meningkatkan angka konsumsi ikan, diharapkan jumlah penderita stunting di Kabupaten Tangerang akan berkurang. Kegiatan ini membutuhkan kerjasama lintas sektor, termasuk perguruan tinggi. Peran serta perguruan tinggi dalam mengkampanyekan Gemarikan sangat penting untuk mempromosikan makan ikan sebagai bagian dari budaya bangsa.

“Harapan kedepannya adalah nanti program-program dari dinas perikanan bisa tersampaikan ke masyarakat, khususnya program gerakan memasyarakatkan makan ikan untuk peningkatan gizi dan pencegahan kerawanan pangan di Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (Diskominfo Kab.Tangerang/Dina/Red02)

Related posts

Apresiasi Kinerja OPD, Bupati Serang Berikan SAKIP Award 2023

bantenbersatu

Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Mozambik, Menteri Nusron Harap Kerja Sama dengan Indonesia Terus Diperkuat

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Pimpin Konservasi Laut dan Pengayaan Terumbu Karang di Carita

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Doakan Kota Cilegon Semakin Maju

bantenbersatu

Antisipasi Penyakit, DPKP AwasI 664 Lapak Penjual Hewan Kurban

bantenbersatu

Peluncuran 80 Ribu KDMP, Desa Ranjeng Kabupaten Serang jadi Percontohan tingkat Nasional

bantenbersatu

Penampilan Teater Awak-Awak Gerabah Kenalkan Hasil Kriya Khas Banten

bantenbersatu

Bakesbangpol Sosialisasikan Pilkada Kabupaten Serang 2024 ke Kaum Milenial

bantenbersatu

Rakor Pengendalian Inflasi, Pj Gubernur Al Muktabar: Provinsi Banten Terkendali Dengan Baik

bantenbersatu