Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Ratu Zakiyah Fokus Siapkan Lahan PSEL

SERANG (bantenbersatu.co.id) – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memastikan saat ini tengah menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan tempat Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Desa Luwuk, Kecamatan Mancak. PSEL merupakan salah satu Program Strategi Nasional (PSN).

Hal ini disampaikan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah usai Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Senin, 11 Agustus 2015.

“Rapat Forkopimda membahas berbagai hal. Pertama, persiapan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80, kedua kami minta masukan dari Forkopimda terkait pengelolaan sampah. PSEL program pemerintah pusat yang akan dilaksanakan di 2026, karena itu kita fokuskan menyiapkan lahan,”ujarnya kepada wartawan.

Bupati Ratu Zakiyah, memastikan sudah menyiapkan lahan di Desa Luwuk, Kecamatan Mancak dengan luas 5 hektare. Saat ini tengah proses ruslaig atau tukar guling dengan PT. Krakatau Sarana Indonesia atau KSI.

“Saat ini (lahan) sedang berproses. Jika itu sudah selesai, tanggung jawab kita untuk lahan Insya Allah sudah baik. Kami menargetkan untuk lahan di akhir tahun 2025 sudah selesai proses ruslaig,”katanya.

Bupati Ratu Zakiyah meminta agar sosialisasi kepada masyarakat dilakukan dengan masif sehingga masyarakat tahu manfaat PSEL di wilayah mereka. Program ini dinilai mampu menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Serang sekaligus menyediakan energi listrik.

Dijelaskan Bupati Ratu Zakiyah, setelah pembebasan lahan selesai, pembangunan PSEL akan dilakukan di tahun 2026 dan membutuhkan waktu selama dua tahun hingga bisa mulai dioperasikan. “Kurang lebih 2 tahun persiapan sampai bisa digunakan. Ini bisa menyelesaikan persoalan sampah karena memang PSEL itu butuh 1.200 ton sampah per hari,” ungkapya.

Bupati Ratu Zakiyah menjelaskan, untuk alternatif penanganan jangka pendeknya sambil menunggu lahan dan pembangunan selesai, pihaknya meminta agar desa-desa di Kabupaten Serang melakukan penanganan sampah dengan baik.

“Kami sudah memberikan surat edaran kepada seluruh kepala desa untuk mengelola sampah masing-masing di desa. Karena dari anggaran desa itu ada yang bisa digunakan untuk pengelolaan sampah untuk pengelolaan lingkungan,” tuturnya.

Sekadar diketahui PSEL merupakan PSN di bawah beberapa kementerian yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Turut hadir pada Rakor Forkopimda Kabupaten Serang meliputi Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda), Ida Nuraida dan para pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serang.(Red03)

Related posts

Polres Serang Gelar Jumat Bersih di Pasar Banjar Cikande, Wujud Kepedulian terhadap Kebersihan dan Ketertiban Lingkungan

bantenbersatu

Gema Music Fest 2025: Energi, Kreativitas, dan Kolaborasi Anak Muda Banten

bantenbersatu

Buka Bimtek, Wabup Serang Najib Hamas Dorong Desa Miliki 1 Konten Kreator

bantenbersatu

Kenaikan Pangkat Prajurit Korem 064/MY, Integritas Jadi Penekanan Utama

bantenbersatu

Harganas 2026, Bupati Serang Tekankan Pentingnya Peran Ayah di Setiap Momen

bantenbersatu

Ops Pekat Jelang Tahun Baru, Muspika Pamarayan Sita Miras dan Puluhan Petasan

bantenbersatu

Danrem 064/MY Kunjungi Kodim 0601/Pandeglang: Menguatkan Kebersamaan Prajurit dan Merajut Silaturahmi dengan Ulama

bantenbersatu

Polres Serang Gelar Pengamanan Peringatan Wafat Yesus Kristus di Cikande

bantenbersatu

Masih Jadi Favorit, 273.158 Wisnus dan Wisman Kunjungi Pantai Anyer-Cinangka Selama Libur Sekolah

bantenbersatu