Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Gubernur Andra Soni Pacu Akses Pertanian Banten Selatan, Ruas Luwuk – Grewel Lebak Kini Mulus Dibeton

Drone jalan desa beton Program Bang Andra membelah sawah hijau di Lebak
Potret bentangan jalan beton Program Bang Andra yang membelah kawasan persawahan Luwuk guna mempermudah petani mengangkut gabah hasil panen. (Foto: Dok detik.com/Tim Jurnal)

 Laporan Terbuka Jurnal  (Bagian 3)

LEBAK (bantenbersatu.co.id) – Pemerintah Provinsi Banten, secara resmi merampungkan proyek jaminan konektivitas pada kluster ketahanan pangan di wilayah selatan Kabupaten Lebak.

Langkah taktis ini diwujudkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten, dengan menyelesaikan pengecoran skala masif pada Ruas Pertanian Luwuk – Grewel serta optimalisasi jalur Cikeusik.

Pembangunan infrastruktur jalan desa ini menjadi salah satu prioritas utama di dalam Program unggulan “Bang Andra” (Bangun Jalan Desa Sejahtera).

Tujuan utama dari intervensi fisik ini adalah untuk mendongkrak produktivitas sektor hulu pertanian,  yang selama puluhan tahun terkendala oleh buruknya akses jalur transportasi distribusi.

Kondisi jalur Luwuk – Grewel sebelum tersentuh proyek ini dikenal memiliki medan tanah merah yang sangat labil dan rawan longsor skala kecil.

Saat musim panen raya tiba di musim penghujan, ratusan hektare hamparan sawah produktif di wilayah tersebut sering kali gagal mendistribusikan hasilnya secara optimal. 

Jalur Logistik Sawah Mulus Terukur 

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pengerjaan jalan yang membelah kawasan persawahan ini menggunakan standar teknis khusus.

Mengingat karakteristik tanah permukaan perdesaan Lebak yang memiliki kejenuhan air tinggi, jajaran teknis menerapkan pelapisan pondasi agregat yang tebal sebelum dihampari semen cor rigid.

Langkah ini dilakukan agar jalan beton tidak mudah patah atau amblas saat dilintasi armada truk bermuatan gabah kering giling seberat tonase sedang.

“Kami di Dinas PUPR Banten merancang ketebalan dan mutu beton pratekan ini agar mampu bertahan dengan umur pakai yang panjang dan efisien,” tutur Arlan saat memeriksa ketebalan cor di lapangan.

Petani perdesaan Lebak mengangkut karung gabah hasil panen menggunakan sepeda motor
Potret dari udara (drone view) bentangan jalan poros desa yang telah selesai 100 persen dibeton mulus membelah hamparan persawahan Luwuk, Kabupaten Lebak, guna memperlancar rantai pasok distribusi hasil bumi petani. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)

Penyusunan sistem drainase atau saluran pembuangan air di kanan-kiri badan jalan juga dibuat terintegrasi langsung dengan saluran irigasi sekunder persawahan milik warga.

Hal ini dilakukan guna mencegah limpasan air hujan menggenangi permukaan jalan yang dapat memicu degradasi struktur beton dalam jangka panjang.

Penguatan Daya Tawar Petani Lokal

Dampak positif dari selesainya jalur Luwuk – Grewel ini secara langsung mengubah peta ekonomi dan posisi tawar para petani tradisional di hadapan para pengepul besar.

Sebelum jalan ini mulus dibeton, para petani terpaksa menjual hasil panen mereka dengan harga sangat murah di sawah karena tengkulak enggan masuk akibat rute yang hancur.

Kini, dengan akses jalan yang rata dan kokoh, armada kendaraan roda empat hingga truk engkel bisa langsung merapat ke pinggir petak sawah garapan warga.

Berdasarkan kesaksian dari para petani di Desa Grewel, waktu yang dibutuhkan untuk mengangkut hasil bumi menuju jalur poros utama kabupaten kini terpangkas hingga 45 menit.

Petani perdesaan Lebak mengangkut karung gabah hasil panen menggunakan sepeda motor
Aktivitas para petani saat menaikkan karung-karung gabah hasil panen ke atas motor di tepi jalan poros yang kini kondisinya sudah jauh lebih mulus, mempermudah mobilitas sarana pertanian dan mempercepat rantai pasok pangan. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)

Kemudahan mobilisasi ini secara otomatis menekan biaya sewa kuli panggul dan ongkos angkut motor modifikasi yang sebelumnya sangat mencekik dompet petani kecil.

Melalui publikasi jurnal terbuka ini, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mengawal pemanfaatan anggaran daerah yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat bawah.

Infrastruktur pertanian yang mantap di Cikeusik dan Luwuk ini diyakini menjadi stimulus nyata dalam menjaga stabilitas pasokan pangan serta menekan angka kemiskinan ekstrem di perdesaan Banten. (Tim Jurnal)

Related posts

Digitalisasi Pertanian Perkotaan, DKP Kota Tangerang Gelar Pelatihan Penyiraman Otomatis Berbasis IoT ke KWT

bantenbersatu

H-2 Culinary Day 2025 Kota Tangerang, Hadirkan Kegiatan Seru dan Ragam Kuliner Nusantara

bantenbersatu

Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Kabupaten Tangerang Lepas Peserta Pelatihan dan Pemagangan ke Jepang

bantenbersatu

Wujudkan Rekrutmen Transparan, Danrem 064/MY, Brigjen TNI Daru C.S Tegaskan Seleksi Bintara & Tamtama Gratis*

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Meriahkan Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Lepas Jemaah Haji Kloter 01-JKB Kota Tangerang

bantenbersatu

Patroli Sat Samapta Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar di Kawasan Puspemkab Serang

bantenbersatu

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Tutup Pembinaan Kafilah STQH Nasional: Peserta Diharapkan Terus Berlatih.

bantenbersatu

Dampingi Mendes Tinjau Pantai Anyer -Cinangka, Bupati Ratu Zakiyah Pastikan Aman dan Nyaman

bantenbersatu