Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sebut Penyuluh Antikorupsi Berperan Untuk Saling Mengingatkan

BANTEN (localhost/bantenbersatu) – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan peran penyuluh antikorupsi sangat besar dalam melakukan sosialisasi antikorupsi, baik itu kepada masyarakat maupun kepada pegawai.

“Dalam melakukan penyuluhan antikorupsi memerlukan perhatian khusus dan pembulatan tekad untuk mengingatkan diri sendiri maupun yang lainnya, khususnya bagi para pegawai,” ungkap Al Muktabar dalam sambutannya pada acara Halal Bi Halal dan Workshop Penguatan Kelembagaan Forum secara virtual, Selasa (7/5/2024).

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga mengapresiasi para penyuluh antikorupsi di Provinsi Banten yang terus bersama-sama membangun sikap antikorupsi.

“Kata kunci dalam penanganan korupsi yaitu memasifkan langkah dalam pencegahan sebagai garda terdepan,” katanya.

Selanjutnya, Al Muktabar juga menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus melakukan kolaborasi dengan KPK dan lembaga terkait dalam melakukan langkah pencegahan korupsi.

“Saya juga ingin mengingatkan, penanaman sikap pencegahan korupsi harus dilakukan sejak dini, sehingga diharapkan pencegahan korupsi dapat dimasukkan dalam mata pelajaran di sekolah,” imbuhnya.

Kasatgas Sertifikasi dan Pemberdayaan KPK, Sugiarto menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten yang telah melakukan berbagai macam aktivitas dalam melakukan sosialisasi terkait antikorupsi.

“Dalam catatan kami, terdapat 483 orang yang tergabung dalam FORPAK Banten, maka kehadiran kita (penyuluh, red) untuk mengingatkan semua pihak untuk dapat mencegah korupsi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, penyuluh antikorupai merupakan bagian dari CCTV untuk mengingatkan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan agar menjadi jujur, mandiri, disiplin, bertanggungjawab, berani, sederhana dan peduli.

“Kekuatan kita menjadi penyuluh antikorupsi itu 5M, yakni untuk mengingatkan, menguatkan, menggerakan, menyebarkan, mendo’akan untui kita semua dapat berintegritas,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (FORPAK) Provinsi Banten Ratu Syafitri Muhayati menuturkan, selain melakukan sosialisasi, penyuluh antikorupsi juga harus melakukan penguatan forum untuk mencapai tujuan bersama.

“Penyuluh bukan hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga melakukan integrasi yang dapat menguatkan forum,” pungkasnya. (Biro Adpim Setda Prov. Banten/Red02)

Related posts

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Lepas 1400 Mahasiswa Peserta KKM Untirta

bantenbersatu

Menteri Kelautan dan Perikanan Minta Semua Pihak Mendukung Modelling PIT PT. Samudera Indo Sejahtera

bantenbersatu

Daerah Zero Terorisme, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Terima Penghargaan RAN PE Award 2024

bantenbersatu

Wagub Dimyati: Pengembangan Sektor Pariwisata Menjadi Prioritas Daerah

bantenbersatu

Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Banten Andra Soni Bahas Sinergi dan Kolaborasi Bersama PT Angkasa Pura Indonesia

bantenbersatu

CJBI Kepakan Sayap ke Pemda Provinsi Banten

bantenbersatu

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Raih Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik

bantenbersatu

Pemprov Banten Implementasikan Antikorupsi di Dunia Pendidikan

bantenbersatu

Plh Sekda Banten Nana Supiana: Pemprov Banten Komitmen Terapkan Merit Sistem Pada Manajemen ASN

bantenbersatu