Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Jelang Pilkada 2024, Pemprov Banten Ajak Media Massa Cegah dan Perangi Hoax

BANTEN (localhost/bantenbersatu) -Pemerintah Provinsi Banten mengajak para media massa mencegah dan memerangi hoax menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2024. Media massa berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk turut menyukseskan Pilkada 2024.

Hal itu mengemuka dalam Seminar dan Edukasi Kode Etik Jurnalis dan Perangi Hoax Jelang Pilkada 2024 kerja sama Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten dan Media Online Indonesia (MOI) DPW Provinsi Banten. Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan MOI dari delapan Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten itu dilaksanakan di Gedung KNPI Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (12/7/2024).

Dalam sambutannya, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten Beni Ismail mengatakan hoax adalah informasi palsu alias tidak benar untuk menyesatkan opini publik. Menurutnya, segala isu yang berkembang dapat berpengaruh terhadap pandangan masyarakat.

Dikatakan, kegiatan dilaksanakan merupakan bentuk silaturahmi Pemprov Banten dengan jurnalis yang tergabung dalam MOI DPW Provinsi Banten.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan MOI dalam menyebarkan informasi pembangunan ke masyarakat,” ucap Beni.

“Seminar ini berpengaruh positif terhadap Pemprov Banten,” tambahnya.

Dikatakan, pihaknya berusaha menjalin komunikasi dengan wartawan dan pengelola media massa untuk memberikan informasi yang faktual dan akurat terhadap capaian kinerja Pemprov Banten ke masyarakat.

Masih menurut Beni, tujuan memerangi hoax adalah untuk mempertahankan integritas informasi yang akurat dan berimbang, melindungi opini publik, serta menjaga stabilitas sosial serta kondusifitas daerah.

“Hoax meningkat seiring dengan masyarakat yang telah melek teknologi dan memiliki HP. Informasi menjadi sangat cepat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Diskominfo Nana Suryana berharap para jurnalis menyampaikan informasi kepada masyarakat. Apa yang sudah, apa yang belum, dan apa yang harus dilakukan pemerintah.

“Jelang Pilkada, hindari informasi yang membuat benturan atau polarisasi di masyarakat. Tidak ada unsur hoax,” pesannya.

Dirinya mengajak para wartawan untuk mendukung agar masyarakat berpartisipasi dalam Pilkada.

“Taati kode etik jurnalistik untuk menghindari hoax. Sumber berita yang jelas kapabel, valid, dan kredibel,” ungkap Nana.

Sementara Ketua Divisi Advokasi MOI DPW Provinsi Banten Anri Hendri Situmeang menegaskan MOI tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan memerangi hoax menjelang Pilkada 2024.

“Berita harus cek dan ricek, verifikasi, dan validasi,” tegasnya. (Biro Adpim Setda Prov. Banten/Red02)

Related posts

Haul ke-131, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Syekh Nawawi Al Bantani Berkontribusi Pada Peradaban Islam

bantenbersatu

Sekitar 30 Stand, Siap Layani Masyarakat’ di  Festival Layanan Hukum dan HAM Banten 2024

bantenbersatu

Penguatan Asta Cita Melalui MoU dengan Pertamina, Menteri Nusron: Wajib _Support_, Jangan Menghambat

bantenbersatu

Hadiri HUT Damkar, Satpol-PP dan Linmas Pj Gubernur Al Muktabar Dorong Tingkatkan Kapasitas dan Profesionalitas

bantenbersatu

HUT ke-24 Provinsi Banten, Pj Gubernur Al Muktabar Bersama Forkopimda Ziarah ke Sultan Maulana Hasanuddin

bantenbersatu

Dewan Pakar JMSI Juniardi, Ingatkan Pimpinan Media dan Wartawan Wajib Mundur Jika Jadi Tim Sukses Pilkada

bantenbersatu

Sebanyak 49 Pegawai dan 21 Purna Bakti di Provinsi Banten Terima Piagam Penghargaan di Hari Peringatan Hantaru 2024

bantenbersatu

Menteri Nusron Bertemu Gubernur dan Kepala Daerah se-NTT: Perkuat Kolaborasi Kebijakan Pertanahan dan Tata Ruang

bantenbersatu

Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti Apresiasi OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Kepada Mahasiswa

bantenbersatu