Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Inovasi Posyandu di Kabupaten Lebak, Sebuah Pilot Project yang Mennasional

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

Lebak (bantenbersatu.co.id) — Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sorotan nasional setelah berhasil menjadi pilot project Posyandu pada tahun 2024.

Inovasi ini tidak hanya mengubah peran Posyandu dari sekadar layanan kesehatan menjadi pusat pelayanan terpadu, tetapi juga menginspirasi daerah lain di Indonesia.

Kepala Bidang PLKD DPMD Kab. Lebak Pak Agus Suherli S.Pd M.M, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, Bu Tina, berkah gitu ya, untuk Kabupaten Lebak dan khususnya untuk saya,” ujar Agus saat di temui di Serang, Kamis 11/9/25.

Berkat keberhasilan ini, Agus diundang sebagai narasumber oleh berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Banten dan Kalimantan Timur.

Di Kalimantan Timur, ia diundang langsung oleh Ibu Gubernur untuk menghadiri rapat koordinasi Posyandu selama tiga hari dua malam.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh istri bupati, istri walikota, perwakilan istri camat, dan para kader Posyandu se-Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam paparannya, Agus tidak lagi berfokus pada teori, melainkan langsung pada praktik enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Enam bidang tersebut adalah:

* Bidang Pendidikan
* Bidang Kesehatan
* Bidang Pekerjaan Umum (PU)
* Bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim)
* Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas)
* Bidang Sosial

Transformasi Peran Kader Posyandu Inovasi ini menuntut peran kader Posyandu menjadi lebih kompleks dan terintegrasi.

Jika sebelumnya tugas Kader hanya melayani bidang kesehatan, kini mereka juga harus melayani lima bidang lainnya.

Misalnya, jika ada warga yang rumahnya tidak layak huni, Kader akan melaporkan ke Pemerintah Desa dan akan di tindaklanjuti ke Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim).

Sementara jika ada warga yang membutuhkan sanitasi air, laporan akan diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Tidak hanya itu, jika ada lansia yang membutuhkan bantuan peralatan makan atau tongkat untuk membantunya berjalan, Kader akan melaporkan ke pemerintah Desa dan akan menindaklanjuti ke Dinas Sosial.

Bahkan, kader juga berperan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Jika terjadi provokasi atau isu yang mengganggu keamanan, kader dapat berkoordinasi dengan Linmas desa untuk melaporkannya.

“Sekarang, tugas dan tanggung jawab kader Posyandu luar biasa kompleks,” ujarnya.

“Dari mulai hanya melayani bidang kesehatan, sekarang lima bidang yang lainnya dilayani juga.”

Transformasi ini menunjukkan bahwa Posyandu bukan lagi sekadar tempat penimbangan balita, tetapi telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat yang terintegrasi dan holistik. (Red)

Related posts

Jangan Lewatkan Festival  Al-Azhom 2024 Hadirkan Bazar Kuliner Nusantara dan Timur Tengah

bantenbersatu

Stand Pemkab Serang di Apkasi Otonomi Expo 2024 Targetkan Tarik Investor Asing

bantenbersatu

Perkuat SDM Unggul Melalui ‘Banten Cerdas’, Gubernur Andra Soni Gandeng JSIT Banten

bantenbersatu

Ajak Warga Kolaborasi, Pemkot Buka Sayembara Desain Batik Tangsel

bantenbersatu

Gubernur Banten Andra Soni Ajak Kreator Digital Perkuat Komunikasi Publik yang Positif

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Momentum Wujudkan Indonesia Emas 2045

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Perkuat Kolaborasi dengan 12 Kampus demi Percepatan Pembangunan Banten

bantenbersatu

Waspada! Penipuan Nomor Whatsapp 087748312307 Gunakan Foto Profil Pj Gubernur Banten Al Muktabar

bantenbersatu

Wujud Solidaritas Kebangsaan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Rp3 Miliar dan Logistik ke Sumbar, Sumut, dan Aceh* ​

bantenbersatu