SERANG (bantenbersatu.co.id) — Danrem 064/Maulana Yusuf diwakili Kasi Ops Kasrem 064/MY Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memimpin Rapat Koordinasi lanjutan mitigasi bencana Anak Gunung Krakatau di Makorem 064/MY, Kota Serang, Senin (27/7/2026).
Rakor yang melibatkan BPBD Provinsi Banten, BPBD kabupaten/kota, dan Kodim jajaran Korem 064/MY itu difokuskan pada penyusunan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kasi Ops menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bertujuan membangun pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi darurat, bukan menimbulkan keresahan.
“Sosialisasi ini bukan untuk menakuti masyarakat, tetapi kita mengedukasi mereka,” ujar Kasi Ops.
Rakor menghasilkan sejumlah langkah yang akan menjadi fokus pelaksanaan mitigasi, di antaranya penyusunan materi sosialisasi yang mudah dipahami masyarakat, penguatan koordinasi lintas instansi, serta pelaksanaan simulasi lapangan untuk menguji kesiapsiagaan secara nyata.
Selain itu, setiap daerah diminta menyiapkan data pendukung, meliputi jalur evakuasi, lokasi pengungsian, kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penyandang disabilitas, hingga kesiapan sarana dan prasarana. Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi darurat.
Usai pelaksanaan sosialisasi, kegiatan akan dilanjutkan dengan simulasi atau uji lapangan yang melibatkan unsur terkait di wilayah.
Simulasi tersebut bertujuan memastikan seluruh mekanisme penanganan, mulai dari penyampaian peringatan dini, proses evakuasi, hingga penempatan masyarakat di lokasi pengungsian dapat berjalan sesuai rencana.
Melalui sinergi antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan upaya mitigasi bencana Anak Gunung Krakatau semakin optimal sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang baik, tetap tenang, dan siap menghadapi potensi keadaan darurat.
Sumber : Penrem 064/MY.(Red03)
