Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Transparansi Program Bang Anra: Rp173 Miliar Dikucurkan untuk Bangun 71 Km Jalan Desa Sejahtera di Banten

Pejabat pemerintah meninjau jalan desa yang rusak parah dan berlumpur
Tinjauan langsung ke salah satu titik jalan poros desa yang rusak parah dan berlumpur sebelum tersentuh pengerjaan fisik rigid beton oleh jajaran teknis terkait. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)

SERANG (bantenbersatu.co.id) – Pemerintah Provinsi Banten secara resmi merilis “Jurnal Laporan Terbuka Capaian Pembangunan infrastruktur berskala masif melalui program unggulan “Bang Andra” (Bangun Jalan Desa Sejahtera).

Langkah penayangan draf ini, dibuat dalam laporan terbuka secara berkala sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten  dalam mendorong asas transparansi anggaran serta akuntabilitas publik secara terbuka kepada masyarakat.

Berdasarkan kompilasi data terbaru Dinas PUPR, total anggaran yang berhasil dikonversi menjadi pembangunan fisik di lapangan mencapai angka fantastis, yaitu Rp173.394.167.542,00.

Dana sebesar ini, untuk Tahun Anggaran 2025  dialokasikan secara cermat guna menutup kesenjangan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala utama kemajuan di wilayah perdesaan Banten.

Komitmen Menetas di Jalur Pelosok Desa

Output konkret dari alokasi anggaran tersebut adalah realisasi perbaikan dan pembangunan jalan poros desa dengan total panjang mencapai 71,05 Kilometer.

Seluruh panjang jalan baru ini tersebar secara strategis di lima wilayah utama, meliputi Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, hingga wilayah Kota Serang.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa keterbukaan informasi mengenai nilai kontrak dan panjang realisasi fisik ini sengaja dibuka seluas-luasnya agar tidak ada keraguan dari publik.

Menurutnya, setiap rupiah yang keluar dari kas daerah harus kembali dalam bentuk manfaat nyata yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat tingkat bawah.

“Jalan desa yang mantap adalah urat nadi utama penggerak perekonomian masyarakat. Melalui Program Bang Andra ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi wilayah yang terisolir di Provinsi Banten,” tegas Andra Soni saat memberikan keterangan pers.

Ia menambahkan, dengan konektivitas yang baik, akses pertanian harus lancar, anak-anak ke sekolah harus aman, dan mobilitas kesehatan warga harus cepat tanpa hambatan fisik di jalan.

Kendali Mutu dan Transparansi Fisik Lapangan

Di sisi teknis pelaksanaan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa integrasi data makro ini merupakan potret riil komitmen dinasnya.

Seluruh paket pekerjaan di lapangan dirancang menggunakan standar mutu beton rigid yang terukur demi memastikan umur pakai infrastruktur yang panjang dan efisien.

“Kami di Dinas PUPR Banten tidak hanya bekerja di belakang meja. Tim pengawas lapangan diturunkan secara berkala untuk memantau ketebalan beton, kualitas material, hingga ketepatan waktu pengerjaan,” tutur Arlan Marzan.

Semua pengawasan ini diuji secara ketat di laboratorium dinas agar setiap sen investasi infrastruktur dari uang rakyat bernilai optimal.

Arlan menegaskan bahwa penyusunan rangkaian berita publik ini sengaja dilengkapi dengan dokumentasi visual berupa foto before-after (sebelum dan sesudah pembangunan).

Metode visualisasi lapangan ini dinilai sangat efektif untuk menunjukkan perubahan drastis kondisi jalan desa yang semula rusak parah dan berlumpur kini menjadi jalur beton yang mulus.

Dijelaskannya, Program Bang Andra sendiri menargetkan penyelesaian menyeluruh pada sisa paket pengerjaan akhir yang saat ini masih berjalan di beberapa titik pelosok.

Pemerintah daerah sangat optimis bahwa dengan terkoneksinya jalan-jalan poros desa ini, Indeks Desa Membangun (IDM) di Provinsi Banten akan melonjak signifikan.

Laporan terbuka ini diharapkan mampu memicu partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat aset jalan yang telah dibangun bersama.

Pemerintah Provinsi Banten meyakini bahwa infrastruktur yang kokoh dan merata adalah fondasi utama menuju masyarakat Banten yang sejahtera, maju, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (Tim Jurnal)

 

Related posts

Isbat Nikah HUT Ke-33 Kota Tangerang Siap Digelar 11 Februari, 126 Pasangan Diverifikasi

bantenbersatu

Buka Festival Santri Lebak 2025, Gubernur Andra Soni Tekankan Pemberdayaan SDM dan Sinergi Daerah

bantenbersatu

Kelompok Ojek DURIAN Carita Dukung Pemenangan Prabowo Gibran

bantenbersatu

Taruhan Reputasi Andra Soni, di Tengah Senyapnya Fase Akhir Seleksi BUMD Banten

bantenbersatu

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Pengembangan Olahraga Disabilitas di Banten

bantenbersatu

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek Kragilan Sosialisasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Sekolah

bantenbersatu

Pemkot Tangerang Gencarkan Bentor Pangan Bang Sama Keliling Kelurahan

bantenbersatu

Tinawati Andra Soni Ajak Kader Posyandu Dukung Pelayanan 6 SPM ke Masyarakat

bantenbersatu

MTQ XXIII Provinsi Banten Resmi Dibuka, 477 Peserta Siap Berkompetisi dan Cetak Generasi Qurani Berprestasi

bantenbersatu