Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Wabup Serang Ajak Warga Kosambi Pertahankan Sentra Gerabah dan Perkuat Daya Saing Produk

KABUPATEN SERANG (bantenbersatu.co.id) – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengimbau warga Kampung Kosambi, Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas untuk tidak menjual tanah di sekitar kawasan sentra gerabah kepada pihak luar. Menurutnya, keberadaan kawasan tersebut harus tetap dipertahankan sebagai sumber bahan baku kerajinan gerabah yang menjadi salah satu identitas Kabupaten Serang.

Imbauan tersebut disampaikan saat mengunjungi lokasi sentra pengrajin gerabah di Kampung Kosambi. Najib Hamas menegaskan, apabila masyarakat ingin menjual hasil dari daerahnya, maka yang dijual adalah produk gerabah yang memiliki nilai ekonomi, bukan berupa tanah atau bahan baku yang menjadi sumber kehidupan para pengrajin

Selain itu, Najib Hamas juga menekankan pentingnya perlindungan hukum terhadap produk gerabah melalui hak paten atau kekayaan intelektual. Langkah tersebut dinilai penting agar produk gerabah khas Kampung Kosambi tidak diklaim oleh daerah lain.

”Pemerintah Kabupaten Serang ingin gerabah menjadi salah satu produk unggulan daerah yang mampu dikenal hingga tingkat nasional, bahkan mancanegara. Dengan demikian, Kabupaten Serang dapat dikenal sebagai salah satu sentra penghasil gerabah terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengapresiasi konsistensi masyarakat Kampung Kosambi dalam memproduksi dan memasarkan gerabah sebagai karya unggulan daerah. ”Karena aktivitas para pengrajin telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat,”katanya.

Ditempat yang sama Camat Ciruas Yuli Saputra mengajak seluruh pengrajin untuk terus berinovasi dalam menciptakan berbagai model dan desain gerabah, agar semakin diminati masyarakat serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Salah seorang pengrajin gerabah, Aspuri, berharap Pemerintah Kabupaten Serang dapat membantu para pengrajin memperoleh akses terhadap sumber bahan baku tanah liat yang berkualitas. Ia juga mengusulkan adanya program bantuan permodalan tanpa agunan guna memperkuat usaha para pengrajin.

”Ketersediaan bahan baku yang baik dan dukungan modal akan sangat membantu meningkatkan kualitas produk, sekaligus memperluas kapasitas produksi gerabah Kampung Kosambi sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,”ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, sentra gerabah Kampung Kosambi diharapkan terus berkembang sebagai ikon industri kreatif Kabupaten Serang sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Masyarakat.(Red03)

Related posts

BPBD Kota Tangerang Pastikan Evakuasi Banjir Candulan Terus Berjalan

bantenbersatu

Gerakan Indonesia Asri, Bupati Serang Ratu Zakiyah Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

bantenbersatu

Buka Workshop IGTKI, Wabup Intan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antara Keluarga, Guru dan Sekolah di Era Digital

bantenbersatu

42 Tim Guru Sekolah Bersaing di Turnamen Futsal Piala Cabang Dinas Pendidikan Banten 2025

bantenbersatu

Wartawan TVOne Kecelakaan di Tol Batang-Pemalang, 3 Meninggal, 1 Selamat

bantenbersatu

Hati-hati Modus Loker Berbayar: Polsek Cikande Amankan Pasutri yang Janjikan Kerja di Kawasan Modern SERANG –

bantenbersatu

RSUD Tigaraksa Gelar Donor Darah Rutin, Jaga Ketersediaan Stok Darah di Kabupaten Tangerang

bantenbersatu

bantenbersatu

Danrem 064/MY Persembahkan Kantor Persit yang Lebih Nyaman: Fasilitas Baru untuk Tugas Mulia Para Ibu

bantenbersatu