Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Program Sekolah Gratis Tingkatkan Minat Masyarakat Belajar di Sekolah Swasta 

BANTEN (bantenbersatu.co.id) – Program Sekolah Gratis SMA, SMK, dan SKh swasta di Provinsi Banten meningkatkan antusiasme masyarakat melanjutkan belajar di sekolah swasta. Pengelola sekolah kini semakin mudah dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar. Siswa juga sudah dibebaskan dari biaya pendidikan. 

Hal itu terungkap saat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melaksanakan Program PKK Mengajar Tahun 2026 di Sekolah Khusus (SKh) Mustika Tigaraksa, Blok G10 No. 30 Perumahan Sudirman Indah, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/6/2026).

“Alhamdulillah, untuk tahun ini kita sudah ikut Program Sekolah Gratis. Semuanya, SPP dan pungutan apa pun kita sudah dibebaskan buat siswa,” ungkap Kepala SKh Mustika Tigaraksa Rini Novita Sari

“Dengan ikut Program Sekolah Gratis, tahun ini banyak yang mendaftar di sekolah kami. Biasanya tiap tahun hanya menerima dua atau tiga siswa, tahun ini kita sudah sampai tujuh belas siswa yang daftar,” tambahnya.

Rini mengungkapkan, saat ini peserta didik SKh Mustika Tigaraksa mencapai 86 siswa dengan 16 pengajar. Para siswa berasal dari lingkungan sekolah dan beberapa wilayah Kabupaten Tangerang.

“Program Sekolah Gratis sangat membantu buat kebutuhan kita. Setiap bulannya kita sudah prediksi tercukupi dari Program Sekolah Gratis itu,” ucapnya.

Dengan tersebut lanjutnya, para orang tua dan siswa jauh lebih bersemangat. Setiap hari, mereka datang ke sekolah dengan antusias bahkan tidak pernah bolos karena alasan tertentu.

Tidak jauh beda dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Rini mengungkapkan, koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan sekolahnya berjalan baik. Selama ini, para siswa menerima dengan baik.

“86 siswa kami menerima MBG dengan baik. Tidak ada satu pun yang alergi,” tegasnya.

Diakui oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, dalam Program PKK Mengajar Tahun 2026 ini dirinya juga berusaha memantau pelaksanaan Program Sekolah Gratis di SKh swasta dan Program MBG. Program ini terkait bagaimana meningkatkan SDM anak untuk masa depan anak dan PKK menjadi salah satu ujung tombak program pemerintah.

“Anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang sama. Program Sekolah Gratis untuk mendorong anak-anak mendapatkan pendidikan yang sama dan merata,” ucapnya.

Tinawati juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola SKh Mustika Tigaraksa. Sekolah ini sepesial karena memberikan dampak langsung bagi masyarakat karena melakukan pendampingan kepada anak berkebutuhan khusus.

“Saya senang dan apresiasi kegiatan SKh Mustika Tigaraksa meski lahannya terbatas. Kegiatan ini berdampak langsung ke masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam Program PKK Mengajar Tahun 2026, khusus SKh, PKK hadir untuk memberikan motivasi kepada para orang tua. Pendampingan dilakukan karena setiap anak adalah istimewa dan didorong untuk mandiri.

“PKK mengajar adalah bagaimana di tingkat keluarga, anak-anak mendapatkan pendidikan. Jadikan anak-anak istimewa kita menjadi pintu surga kita,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid mengucapkan selamat datang di SKh Mustika Tigaraksa kepada Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni beserta rombongan. Ia menyambut baik program PKK Mengajar karena memberikan inspirasi dan semangat bagi para kader di daerah.

“PKK mengajar merupakan program kolaboratif dimana kader PKK turun langsung mengajar. Karakter kreatif dan sosial,” ucapnya.

Rismawati berharap, Program PKK Mengajar Tahun 2026 dari TP PKK Provinsi Banten mampu mencegah perundungan terhadap anak, penyalahgunaan narkoba, dan kewirausahaan bagi siswa maupun para orang tua.

Dalam kunjungan itu, Tinawati didampingi Rismawati, meninjau pelaksanaan belajar-mengajar di SKh Mustika Tigaraksa. Keduanya tampak turut bernyanyi bersama para siswa dan berdialog dengan para siswa. Sesekali, keduanya berdiskusi dengan para guru terkait pembelajaran dan pendampingan para siswa berkebutuhan khusus.(Red03)

Related posts

Hadiri Purna Tugas Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Andra Soni Minta Dedikasi Tiada Henti untuk Masyarakat

bantenbersatu

Kenaikan Pangkat Prajurit Korem 064/MY, Integritas Jadi Penekanan Utama

bantenbersatu

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Risk Assessment, di Krui Pro 2025 QS6000 & JuniorPro QS oleh Mabes Polri

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni: 55 Persen Koperasi Merah Putih di Banten Sudah Miliki Lahan

bantenbersatu

Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Targetkan Reaktivasi Jalur Rangkasbitung–Pandeglang Mulai Konstruksi di 2027

bantenbersatu

Dimyati Instruksikan OPD Turun ke Lapangan Tangani Banjir di Sejumlah Wilayah Banten

bantenbersatu

Wagub Dimyati Apresiasi Wakaf 100 Ribu Al-Qur’an oleh Johan Arifin Muba untuk Warga Banten

bantenbersatu

Jelang Nataru, BMKG: Pesisir Pantai Anyar-Cinangka Cenderung Aman dari Bencana

bantenbersatu