Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Program Sekolah Gratis untuk Atasi Anak Putus Sekolah

BANTEN (bantenbersatu.co.id) – ​Gubernur Banten Andra Soni, menegaskan bahwa program Sekolah Gratis menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah. Program ini dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga yang terkendala biaya.

​Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri kegiatan “Doa Bersama untuk Negara dan Santunan 1.000 Anak Yatim” yang diinisiasi oleh Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) Indonesia di Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (8/3/2026).

​”Saya banyak menemukan anak-anak yang tidak sekolah karena faktor biaya. Maka, program Sekolah Gratis ini adalah upaya kami untuk memenuhi hak adik-adik agar mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” ujar Andra Soni di hadapan ribuan peserta.

​Realisasi Program dan Sekolah Rakyat

Andra memaparkan bahwa program Sekolah Gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh swasta telah diimplementasikan pada tahun ajaran 2025-2026. Hingga saat ini, manfaatnya telah dirasakan oleh 60.705 siswa yang tersebar di 801 sekolah swasta di seluruh Provinsi Banten.

​”Orang tua tidak perlu lagi memikirkan biaya sekolah karena sudah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,” imbuhnya.

​Selain pembebasan biaya di sekolah swasta, Banten juga telah memiliki empat unit Sekolah Rakyat yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sekolah tersebut berlokasi di Kota Serang (1 unit), Kabupaten Lebak (2 unit), dan Kota Tangerang Selatan (1 unit). Fasilitas ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

​Dukungan untuk Makan Bergizi Gratis

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga berinteraksi dengan anak-anak yatim mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memastikan bahwa program tersebut berdampak positif pada semangat belajar siswa di kelas.

​”Mari kita doakan agar Pak Presiden Prabowo selalu sehat, sehingga program ini dapat terus berjalan,” tuturnya yang disambut seruan antusias dari anak-anak yang hadir.

​Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Menutup sambutannya, Andra menekankan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan adalah dua pilar yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Banten.

​”Jika seseorang berpendidikan, Insya Allah ia bisa menjaga kesehatan. Sebaliknya, jika seseorang sehat, Insya Allah ia bisa mengejar pendidikan dengan maksimal,” pungkasnya.(Red03)

Related posts

Korem 064 Peringati Harkitnas, Momentum Meneguhkan Semangat Kebangsaan

bantenbersatu

Pemkab Tangerang Pastikan Perbaikan Jalan Pakuhaji–Sepatan Segera Dilakukan

bantenbersatu

Gali Jati Diri Daerah, Pemkab Tangerang Gelar FGD Sejarah untuk Penyusunan Konten Diorama

bantenbersatu

Pemprov Banten Targetkan Pulau Tunda Nikmati Listrik PLN 24 Jam di 2026

bantenbersatu

Raih Capaian Investasi Tertinggi di Banten Gold 2025, Maryono: Wujud Sinergi dan Inovasi Berkelanjutan

bantenbersatu

Hari Lingkungan Hidup 2026 di Kota Tangerang Hadir Sebulan Penuh, Ayo Jadi Bagian dari Aksi untuk Iklim

bantenbersatu

Jelang Nataru, Pemprov Banten Konsentrasi Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat

bantenbersatu

Pernyataaan KPK Tentang Ada Potensi Fraud Pada Program MBG, Direspon Cepat Oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Perbedaan Anggaran Rp10.000 dan Rp8.000, Bukan karena Korupsi

bantenbersatu

Diskominfo Tangerang Perkuat Transparansi dan Layanan Informasi Publik Lewat Koordinasi PPID

bantenbersatu