Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Pernyataaan KPK Tentang Ada Potensi Fraud Pada Program MBG, Direspon Cepat Oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Perbedaan Anggaran Rp10.000 dan Rp8.000, Bukan karena Korupsi

Makan Bergizi Gratis (Foto Istimewa)

JAKARTA (bantenbersatu.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa ada potensi perbuatan curang (fraud) pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengaku bahwa ada informasi masuk tentang anggaran MBG yang mulai diakali oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Kami sudah menerima laporan adanya pengurangan makanan yang seharusnya diterima senilai Rp10.000, tetapi yang diterima hanya Rp8.000,” ujarnya pada Jumat, 7 Maret 2025 di Gedung KPK, Jakarta.

Setyo menyebutkan, ha tersebut perlu disampaikan dengan harapan informasi ini bisa segera disikapi.

Seperti diketahui bahwa MBG adalah salah satu program prioritas pemerintah yang sudah berjalan sejak 6 Januari 2025.

Program ini memiliki anggaran yang cukup besar. Untuk tahun 2025 saja sudah mendapat jatah anggaran Rp71 triliun.

Jika percepatan akan dilakukan sesuai keinginan Presiden Prabowo pada September mendatang, Badan Gizi Nasional (BGN) kemungkinan akan mendapat tambahan anggaran Rp100 triliun.

“Yang menjadi kekhawatiran, karena posisi anggaran di pusat, jangan sampai begitu sampai di daerah seperti es batu (yang mencair),” kata Setyo dalam keterangan tertulisnya.

Atas pernyataan itu, Kepala BGN Dadan Hindayana langsung memberikan respon.

Menurut Dadan, memang ada perbedaan yang dilakukan di lapangan dan itu sudah dilakukan sejak awal.

“KPK belum mendapat penjelasan bahwa pagu bahan baku berbeda dari awal,” ujar Dadan saat dihubungi media pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Dadan menjelaskan, anak PAUD-SD kelas 3 patokannya Rp8.00, anak lainnya Rp10.000.

Penjelasan ‘anak lainnya’ dalam pernyataan Dadan tersebut, dimulai dari siswa SD kelas 4 hingga SMA, termasuk para santri dan siswa sekolah keagamaan yang setara.

Selain itu menurut Dadan, bahwa pagu bahan baku untuk MBG juga menyesuaikan pada daerah masing-masing.

“Misalnya Papua, Puncak Jaya Rp 59.717, dan lain-lain. Penggunaan anggaran bahan baku ini sifatnya at cost, kalau kelebihan akan dikembalikan, kalau kekurangan akan ditambah,” jelas Dadan,” ujarnya. (Red 01/***)

 

*

Related posts

Waduh, Kabarnya Kapolda Banten Bakal Beri Sanksi Tegas Kepada Kapolsek Cinagka dan Anggota Karena Tolak Beri Pendampingan, yang Berakibat Bos Rental Mati Ditembak

bantenbersatu

DANREM 064/MY TUTUP APEL DANRAMIL DAN BABINSA TERPUSAT, WAGUB BANTEN APRESIASI PERAN APARAT KEWILAYAHAN

bantenbersatu

Pencanangan Desa Nambo Ilir Kecamatan Kibin sebagai Desa Cinta Statistik di Kabupaten Serang

bantenbersatu

Anak Lima Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok yang Ditabrak Truk

bantenbersatu

Danrem 064/Maulana Yusuf Hadiri Pembukaan TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang

bantenbersatu

Wujudkan Transparansi Pajak, Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Pajak Penerangan Jalan di Kewilayahan

bantenbersatu

Bupati Serang Ratu Zakiyah Sebut Kolaborasi dengan Pemprov Banten Kunci Kesejahteraan

bantenbersatu

Andra Soni Bersama Menteri PU Percepat Pelebaran Jalan Serdang–Bojonegara–Merak Jadi Empat Lajur untuk Masyarakat dan Industri

bantenbersatu

Pemkot Tangerang Saksi Sejarah 58 Eks-Jemaah NII Ikrar Setia NKRI

bantenbersatu