Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

BNN Provinsi Banten Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja LKN 02 Sekitar 500 Gram

BANTEN (localhost/bantenbersatu) – Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten memusnahkan Barang Sitaan Narkotika Jenis ganja Lapor Kasus Narkotika (LKN) 02 Tahun 2024 seberat -+ 461,211 gram,dengan tersangka MIF (27), Rabu, 27 Maret 2024. Pemusnahan dilakukan di pelataran kantor BNN Provinsi Banten.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, Rohmad Nursahid mengatakan, penangkapan MIF berawal dari adanya informasi masyarakat adanya dugaan tindak pidana narkotika di Kota Tangerang. “Pengiriman paket ganja menggunakan alamat fiktif yang dikirim dari Medan ke Tangerang,” katanya.

Menurut Rohmad, penangkapan bermula dari kontrol pengiriman barang dari Medan dengan tujuan Jalan Abdur Rahman Saleh, Kelurahan Benda, Kota Tangerang -Banten  pada Kamis (7/3/2024) dengan penerima yang tertulis di resi Anto Printilan.

” Namun saat jasa kirim mencari alamat itu, tidak ditemukan. Diduga alamat itu fiktif karena patokan alamat kampung dekat musolah. Karena alamat tidak ditemukan, kurir membawa kembali paket ke gudang,” jelasnya.

Selanjutnya, pada Minggu (10/3/2024) MIF  datang menanyakan paket tersebut ke jasa pengiriman. “MIF datang ke gudang pukul 20.00 WIB dengan menunjukkan resi. Dari situ, MIF kemudian diamankan,” ungkapnya.

Menurut pengakuan MIF lanjut Rohmad, ia  mengaku hanya suruhan dari temannya berinisial E dengan iming-iming imbalan Rp 700 ribu apabila berhasil mengambil paket di jasa pengiriman.
“MIF ini disuruh, atau suruhan saudara E, ini masih kita cari, akan kita kembangkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” katanya.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka MIF narkotika jenis ganja seberat 472 gram dan dua HP. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) 132 ayat (1) Undang-undang tetang Narkotika.

Selanjutnya barang bukti di periksa oleh pihak biddokkes Polda Banten drg.Alfin. Menurut Alfin, barang bukti sebelum dimusnahkan harus dilakukan pemeriksaan. Tujuannya untuk membuktikan keaslian dari barang bukti itu.

“Dengan cara barang bukti dihaluskan dan dimasukan ke tabung lalu di campur dengan zat kimia dan dilarutkan. Maka akan terlihat hasilnya dalam 3 kali campuran. Jika ada perubahan warna menjadi hitam pekat, maka sudah jelas itu ganja kualitas super,” katanya.

Setelah di uji keaslian, selanjutnya barang bukti dimusnahkan dengan cara di bakar dalam tabung. (Dina/Red02)

Related posts

Rapat Koordinasi Pengumpulan Data Pengarusutamaan Gender: Kunci Data Akurat untuk Pembangunan Berkeadilan

bantenbersatu

Satgas Ops Damai Cartenz : Isu Pengungsian di Distrik Oksop Adalah Tidak Benar

bantenbersatu

Kapolres Serang Pimpin Upacara Pemberian Penghargaan Kepada Personel Yang Berprestasi

bantenbersatu

Sebanyak 31 Makam Palsu di TPU Kampung Kemadean Dibongkar

bantenbersatu

Puluhan Pelajar Diamankan Polsek Carenang Polres Serang

bantenbersatu

Sepanjang 2025, Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp 37,62 Triliun dan Serap 66 Ribu Tenaga Kerja

bantenbersatu

Pemkot Tangerang Aktivasi Semua Unit Pompa Air di Lokasi Terdampak Banjir

bantenbersatu

Gali Potensi Ekonomi Perempuan, Pemkot Tangerang dan BULOG Dorong Kader PKK Jadi Agen RPK

bantenbersatu

Dukung Commander Wish Kapolda Banten, Melalui Ngariung Iman Ngariung Aman, Kapolres Serang Berikan Bantuan Sumur Bor Kepada Warga

bantenbersatu