Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Kabupaten/Kota Komitmen Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah 

KABUPATEN TANGERANG (bantenbersatu.co.id) — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni meyakini, membangun pendidikan sejak usia dini adalah membangun peradaban masa depan bangsa. Memberikan perhatian terbaik pada anak di usia dini, adalah mempersiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

 

“Pendidikan anak pada usia dini merupakan landasan utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” ungkap Tinawati pada Refleksi Peran Bunda PAUD dalam Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di The Grantage Hotel & Sky Lounge BSD City, Kav. Commercial, Jl. BSD Boulevard Utara Jl. Raya Serpong Lot II No. 9, Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/5/2026).

 

Anak pada masa usia dini berada pada fase emas. Di usia tersebut perkembangan otak anak berlangsung sangat cepat dan menjadi dasar bagi pembentukan karakter, kemampuan belajar, serta kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

 

Menurut Tinawati, refleksi para Bunda PAUD menjadi penting sebagai ruang untuk memperkuat sinergi, berbagi praktik baik, sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendukung implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Lembaga PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi tempat membangun masa depan bangsa.

 

“Pemerintah telah menetapkan kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai bagian dari Wajib Belajar 13 Tahun. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh anak usia 5–6 tahun memperoleh layanan pendidikan prasekolah yang berkualitas sebagai bekal memasuki pendidikan dasar,” paparnya.

 

Tinawati mengakui, implementasi kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Angka partisipasi sekolah usia 5–6 tahun masih perlu ditingkatkan di beberapa daerah di Provinsi Banten.

 

“Masih ada anak-anak yang belum mendapatkan akses layanan PAUD. Masih ada masyarakat yang menganggap pendidikan prasekolah belum menjadi kebutuhan utama,” ujarnya.

 

Menurut Tinawati, tantangan itu menjadi alasan pentingnya Bunda PAUD di kabupaten dan kota. Ia berharap, Bunda PAUD hadir di tengah masyarakat untuk membangun kesadaran pentingnya pendidikan anak.

 

“Menggerakkan kepedulian bersama, dan memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh layanan pendidikan usia dini,” ucapnya.

 

Tinawati mengungkapkan, pada 2025 pihaknya telah melakukan beberapa kegiatan untuk mendukung kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Misalnya dengan kegiatan pertemuan antar Bunda PAUD Provinsi dan kabupaten dan kota, melakukan sesi berbagi praktik baik dan tantangan advokasi PAUD agar dapat saling belajar dan saling menguatkan, hingga seminar dan diskusi kelompok tentang pembelajaran mendalam PAUD.

 

“Semua langkah tersebut tentu belum sempurna. Namun saya percaya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama,” ucapnya optimis.

 

Oleh sebab itu, Tinawati mengajak Bunda PAUD di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten untuk membangun kesadaran para orang tua tentang pentingnya PAUD, mendorong desa, kelurahan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung layanan PAUD yang berkualitas.

 

“Serta turut memastikan tidak ada anak-anak Banten yang tertinggal dari layanan pendidikan prasekolah,” ucapnya.

 

Ia meyakini, dengan semangat gotong royong, sinergi, dan kepedulian bersama, Bunda PAUD kabupaten dan kota se-Provinsi Banten mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah usia dini di Provinsi Banten. Serta dapat menghadirkan layanan PAUD yang semakin berkualitas, merata, inklusif, dan berkelanjutan.

 

“Mari kita jadikan gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah ini sebagai gerakan bersama, gerakan cinta anak, dan gerakan masa depan Banten menuju Indonesia Emas 2045,” kata Tinawati menegaskan.

 

 

Selasa, 12 Mei 2026

Kepala Biro Administrasi Pimpinan

Setda Provinsi Banten

 

 

Ttd

 

 

Arif Agus Rakhman.(Red03)

Related posts

Dinas Sosial Kota Tangerang Gelar Pembinaan WKSBM, Sasar KSM se-Kota Tangerang

bantenbersatu

Sambang Bhabinkamtibmas, Polsek Muara Baru Wujudkan Pilkada Aman

bantenbersatu

Peringati Hari Santri, Wagub Dimyati: Santri Garda Terdepan Kemerdekaan Republik Indonesia

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024

bantenbersatu

Gubernur Banten Andra Soni Tangani Persoalan Banjir di Permata II Balaraja

bantenbersatu

Peringati Hari Ibu ke-97, Wagub Dimyati: Ibu Memiliki Peran Strategis dalam Mendidik Generasi*

bantenbersatu

Korem 064/MY Gelar Santunan Anak Yatim Piatu, Teguhkan Kepedulian dan Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

bantenbersatu

Delapan Kali Berturut-turut, Pemprov Banten Kembali Raih WTP

bantenbersatu

Hari Sumpah Pemuda, Ini Sederet Program Kepemudaan yang Digulirkan Pemkot Tangerang

bantenbersatu