Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah ‘Single Bar’ yang Konstitusional

BANDAR LAMPUNG (bantenbersatu.co.id)  – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali menegaskan posisinya sebagai satu-satunya wadah tunggal (single bar) organisasi advokat yang sah secara konstitusional di Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Guru Besar Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Prof. Dr. Ir. Firmanto Laksana, S.H., M.M., M.H., C.L.A., dalam kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Acara yang digelar oleh DPC PERADI Bandar Lampung bekerja sama dengan Universitas Bandar Lampung (UBL) tersebut berlangsung di Kampus Pascasarjana UBL pada Sabtu pagi, 9 Mei 2026.

Dalam materinya, Prof. Firmanto yang juga merupakan Ketua Bidang PKPA, Sertifikasi, dan Kerjasama Universitas DPN PERADI, menjelaskan bahwa eksistensi PERADI merupakan amanat langsung dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

“PERADI dideklarasikan sebagai satu-satunya organisasi profesi advokat yang ditunjuk negara untuk melaksanakan fungsi-fungsi negara. Ini bukan sekadar keinginan organisasi, melainkan perintah UU,” tegas Prof. Firmanto di hadapan puluhan peserta PKPA.

Kekuatan Hukum Tetap

Prof. Firmanto memaparkan bahwa legitimasi PERADI telah diuji berkali-kali di meja hijau. Ia merujuk pada rentetan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), mulai dari Putusan MK No. 014/PUU-IV/2006 hingga Putusan MK No. 112/PUU-XXI/2023 dan 183/PUU-XXII/2024.

“Putusan-putusan MK tersebut secara konsisten mengukuhkan bahwa PERADI adalah pemegang wewenang tunggal dalam melaksanakan fungsi negara, mulai dari pendidikan (PKPA), pengujian (UPA), pengangkatan, hingga pengawasan melalui Dewan Kehormatan,” jelasnya

Ia menambahkan, filosofi “Batang Tunggal” bertujuan untuk menjamin standarisasi mutu advokat di seluruh Indonesia. Menurutnya, tanpa wadah tunggal, kontrol terhadap kode etik dan kualitas profesi akan menjadi rapuh.

Menjaga Marwah Officium Nobile

Sebagai praktisi yang juga rekanan di kantor hukum Otto Hasibuan & Associates, Prof. Firmanto mengingatkan para calon advokat di Lampung bahwa profesi ini adalah officium nobile atau profesi yang mulia dan terhormat.

“PERADI berdiri di atas fondasi hukum dan moral. Kehadirannya untuk memperkuat integritas dan profesionalisme agar advokat Indonesia tetap mandiri dan tidak mudah diintervensi,” tambahnya.

Selain menjabat di DPN PERADI, Prof. Firmanto dikenal memiliki pengalaman luas sebagai Wakil Ketua Umum IKADIN, Kurator di HKPI, serta aktif sebagai akademisi di Universitas Krisnadwipayana dan Unissula.

Kegiatan PKPA di UBL ini diharapkan dapat mencetak kader-kader advokat yang tidak hanya cakap secara hukum, tetapi juga memiliki loyalitas terhadap integritas profesi sesuai dengan khittah UU Advokat.

Sebagai Ketua Angkatan, Juniardi, S.H., M.H., bersama seluruh peserta menyimak secara mendalam pemaparan yang bertujuan memberikan pemahaman fundamental mengenai marwah organisasi profesi.

Kehadiran 64 peserta pada angkatan pertama tahun 2026 ini menunjukkan tingginya antusiasme calon penegak hukum untuk bergabung di bawah naungan PERADI. (Red03)

Related posts

Pemprov Banten: Aglomerasi Jabodetabekpunjur Dapat Perkuat Kerja sama Pembangunan

bantenbersatu

Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Anugerah Kepala Daerah Inovatif dan Kreatif 2025

bantenbersatu

Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Intan Buka Bimtek KDKMP Tahap 3

bantenbersatu

Wagub Dimyati Apresiasi Kesiapsiagaan Polda Banten Jelang May Day

bantenbersatu

Luncurkan 1 Desa 100 Pekerja Rentan, Pemkab Serang Berikan Perlindungan Jaminan Sosial terhadap 33.600 Pekerja

bantenbersatu

Gerak Cepat Pemkab Serang Bersihkan Sampah di Kali Tirtayas

bantenbersatu

Kunjungi Pulau Tunda, Bupati Ratu Zakiyah Percepat Delegasi Tiongkok Investasi di Kabupaten Serang

bantenbersatu

Jelang Puncak HUT Bhayangkara, Polres Lhokseumawe Gelar “Isi Ulang Cinta”

bantenbersatu

Sekda Banten Deden Apriandhi Instruksikan Penguatan Pencegahan Korupsi di Setiap OPD

bantenbersatu