Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

[PUPR Banten] Laporan Terbuka Bagian 10 – Urai Kepadatan Jalur Utama, Jalan Alternatif Niaga Bama – Pagelaran Langsung Dibeton

Aktivitas kendaraan dan warung niaga warga di sepanjang jalan beton rigid Pandeglang Banten
Suasana aktivitas mobilitas harian dan geliat ekonomi masyarakat perdesaan Pandeglang yang semakin lancar setelah Ruas Jalan Penghubung Angsana – Jiput rampung dibeton mulus 100 persen melalui Program Bang Andra, memberikan rasa aman bagi pengendara serta menstimulasi tumbuhnya usaha mikro warga. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)
PANDEGLANG (bantenbersatu.co.id) – Kepadatan arus transportasi logistik di jalur utama Kabupaten Pandeglang kini mendapatkan solusi alternatif yang sangat solutif.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten sukses menuntaskan pembangunan jalur alternatif niaga pada Ruas Bama – Pagelaran serta kawasan Cimedang.
Tim teknis merancang koridor perdesaan ini secara khusus untuk memecah penumpukan kendaraan niaga.
Langkah ini sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan penyangga.
Sebelum tersentuh oleh Program unggulan “Bang Andra” (Bangun Jalan Desa Sejahtera), koridor penghubung antar-kecamatan ini merupakan rute sekunder yang terbengkalai.
Banyak lubang besar tergenang air di jalur tersebut. Kondisi ini membuat kendaraan truk logistik enggan melintas dan lebih memilih menumpuk di jalan protokol utama kabupaten.
Memecah Konsentrasi Penumpukan Logistik
Penumpukan kendaraan logistik tersebut sering kali memicu kemacetan parah di jalur utama. Masalah ini biasanya memuncak saat jam niaga pasar tradisional dimulai.
Melihat potensi strategis dari rute penyangga ini, Dinas PUPR Banten mengambil tindakan taktis. Tim lapangan melakukan pengerasan total menggunakan semen cor rigid bertulang.
Dinas PUPR Banten sengaja memilih spesifikasi teknis ini. Tujuannya agar jalur alternatif Bama – Pagelaran andal menampung arus kendaraan bermuatan berat dalam volume yang tinggi setiap hari.
Petanas Dishub menempelkan stiker trayek angkot biru di pinggir jalan Bama Pandeglang Banten
Petugas Dinas Perhubungan saat menempelkan stiker kelengkapan trayek pada armada angkutan umum yang melintasi jalur alternatif niaga Ruas Bama – Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Mulusnya infrastruktur rigid beton kini memicu gairah konektivitas transportasi publik antarkecamatan secara aman. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)
Arlan Marzan selaku Kepala Dinas PUPR Banten menyatakan bahwa pembukaan jalur alternatif niaga ini merupakan bagian dari proyeksi tata ruang jangka panjang daerah.
Tim pengawas menerapkan disiplin pengawasan melekat secara ketat di lapangan.
Langkah ini bertujuan menjamin ketahanan fisik bangunan agar investasi dari anggaran daerah memberikan manfaat optimal.
Stimulus Sentra Pertumbuhan Baru
Dinas PUPR Banten mengoptimalkan penguatan struktur jalan di koridor tersebut. Kebijakan ini bertujuan agar kawasan penyangga perdesaan dapat tumbuh menjadi kutub ekonomi baru yang mandiri.
“Jalur alternatif niaga yang mantap akan menjadi stimulan kuat untuk merangsang investasi lokal. Infrastruktur ini juga mempercepat arus lalu lintas antardistrik,” tutur Arlan Marzan.
Permukaan jalan alternatif niaga yang kini sudah mulus dibeton rigid sukses mengakhiri masa-masa penumpukan kendaraan logistik di jalur utama kabupaten.
Para pelaku usaha mikro perdesaan langsung merasakan dampak positif berantai dari selesainya jalur alternatif niaga Bama – Pagelaran ini.
Aktivitas niaga masyarakat di sepanjang koridor jalan baru tampak semakin hidup. Hal ini ditandai dengan munculnya toko kelontong, bengkel kendaraan, hingga warung makan.
Para pedagang di pasar tradisional Pagelaran mengaku pasokan barang dagangan mereka kini tiba tepat waktu. Mereka juga menikmati biaya angkut barang yang jauh lebih murah.
Pemangkasan waktu tempuh perjalanan darat antarkecamatan ini secara otomatis meningkatkan produktivitas harian warga. Efisiensi ini juga menekan konsumsi bahan bakar minyak kendaraan niaga.
PT Tinta Merah Mediatama menyajikan keterbukaan informasi mengenai realisasi anggaran fisik ini secara terbuka ke publik melalui bantenbersatu.co.id sebagai komitmen jurnalisme pembangunan.
Pemerintah Provinsi Banten sangat optimis bahwa terkoneksinya jalur alternatif Bama – Pagelaran dan Cimedang ini akan menciptakan pemerataan ekonomi yang inklusif.
Infrastruktur yang kokoh terbukti menjadi urat nadi penggerak utama. Fasilitas ini menuntun masyarakat perdesaan Pandeglang menuju kehidupan yang berdaya saing tinggi dan sejahtera. (Tim Jurnal)

Related posts

Pimpin Rapat Forkopimda, Bupati Tangerang Pastikan Kesiapan Peringatan May Day Berjalan Aman dan Kondusif

bantenbersatu

Bupati Tangerang Buka Bazar Ramadan Pemkab Tangerang

bantenbersatu

Wabup Intan Hadiri Penyerahan Bantuan CSR Program Lippo PRIMA di SDN Gerubug I

bantenbersatu

Wagub Banten Dimyati Tekankan Kepastian Hukum Kesehatan demi Lindungi Pasien dan Tenaga Medis

bantenbersatu

Pemkab Tangerang Gelar Desa Awards 2025, Dorong Inovasi dan Penguatan Tata Kelola Desa

bantenbersatu

Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Penyandang Disabilitas Jadi Barista

bantenbersatu

Pertama di Indonesia, DPAD Kota Tangerang Terima Sertifikasi SNI ISO/IEC 20000-1

bantenbersatu

Wujudkan Tata Kelola Dokumen Berbasis Regulasi, BPKAD Kabupaten Tangerang Laksanakan Pemusnahan Arsip Secara Sistematis

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo

bantenbersatu