Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Disetujui, Raperda Perubahan APBD Provinsi Banten TA 2024

BANTEN (localhost/bantenbersatu) – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2024 disetujui DPRD Provinsi Banten. Selanjutnya, pihaknya segera disampaikan untuk di fasilitasi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) sebagai syarat penetapan Peraturan Daerah Perubahan APBD Tahun 2024.

Hal itu disampaikan Al Muktabar saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten terkait Pengambilan Keputusan atas Persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang Perubahan APBD TA 2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (29/8/2024).

Al Muktabar memaparkan, Raperda Perubahan APBD merupakan bagian dari tahapan siklus penyusunan anggaran daerah setelah sebelumnya dilakukan pembahasan bersama antara TAPD Pemprov Banten dengan Banggar DPRD Provinsi Banten yang berjalan dengan apa yang diharapkan bersama.

“Hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab dan upaya positif dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintah tahun 2024, khususnya dalam penyelenggaraan program pembangunan dan kemasyarakatan,” ungkap Al Muktabar.

Selain pada aspek normatif, kata Al Muktabar, Raperda itu sebagai upaya optimalisasi dalam rangka pemenuhan dan percepatan pembangunan untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Proses penyusunan perubahan APBD Provinsi Banten TA 2024 ini telah dilakukan pembahasan bersama secara intensif dan seksama oleh TAPD dan Banggar DPRD Provinsi Banten,” katanya.

Selanjutnya, Al Muktabar menyampaikan terhadap pandangan dan penilaian fraksi-fraksi atas rancangan perubahan APBD Provinsi Banten TA 2024 ini. Pemprov Banten memandang hal tersebut merupakan dinamika dalam proses pelaksanaan hak DPRD untuk melaksanakan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

“Kami selalu berupaya mengoptimalkan potensi-potensi pendapatan, salah satunya melakukan perluasan basis pajak melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pada perubahan APBD TA 2024,” imbuhnya.

“Peningkatan pendapatan sebesar Rp609,28 miliar lebih, mampu membiayai tambahan belanja. Sehingga terdapat surplus sebesae Rp51,62 miliar lebih,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim dan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten serta Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Banten. (Biro Adpim Setda Prov. Banten/Red02)

Related posts

Siswa Banten Dibekali Semangat Integritas dan Antikorupsi Lewat Program Galaksi

bantenbersatu

Sebanyak 283 Desa di Kabupaten Serang Sudah Miliki SK Kopdes Merah Putih

bantenbersatu

Wujud Solidaritas Kebangsaan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Rp3 Miliar dan Logistik ke Sumbar, Sumut, dan Aceh* ​

bantenbersatu

Tinjau Aktivitas Koperasi Desa Merah Putih Ranjeng, Gubernur Banten Andra Soni Optimis Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Harapkan Informasi Media Perkuat dan Tunjukkan Perspektif Lebih Luas

bantenbersatu

Peringati May Day 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Mancing Bersama Buruh

bantenbersatu

Angka Kematian Bayi Menjadi Perhatian Serius Dinkes Tangsel

bantenbersatu

Brigjen TNI Edi Saputra Resmi Jabat Danrem 064/MY

bantenbersatu

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Ajukan Tambahan Lokasi Sekolah Rakyat

bantenbersatu