Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Bupati Tangerang Jemput Aspirasi Warga Utara, Dari Nelayan Hingga Santunan Anak Yatim

KABUPATEN TANGERANG (bantenbersatu.co.id) –Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjukkan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang dengan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi warga, menyerap berbagai masukan, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak yatim, Jumat (26/6/26).

Kegiatan diawali dengan kunjungannya ke Kecamatan Teluknaga, di mana Bupati Tangerang berdialog langsung dengan kelompok nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan terkait kondisi usaha perikanan dan kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, turun langsung, mendekat tanpa batas ke masyarakat merupakan cara terbaik untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi, menyerap aspirasi, masukan dan keinginan masyarakat

“Bagi saya, turun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Aspirasi para nelayan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Usai dari Teluknaga, Bupati melanjutkan kegiatan dengan memberikan santunan kepada 140 anak yatim di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung Pakuhaji. Selain melaksanakan salat Jumat berjamaah, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan setempat.

Menurutnya, program Jumat Keliling menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dn ditindaklanjuti dengan baik.

“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Melalui Jumling, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan,” ungkapnya.

Kegiatan Bupati di wilayah utara Kabupaten Tangerang ditutup dengan pemberian santunan kepada 650 penerima yang terdiri dari anak yatim dan janda di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pedesaan,” pungkasnya.(Red03)

Related posts

Untuk Pelayanan Prima, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ingatkan ASN Harus Sehat dan Bugar

bantenbersatu

Produk Fesyen UMKM Kota Tangerang Mejeng di APEKSI 2026, Sukses Pikat Pencinta Wastra Lokal

bantenbersatu

10 Wartawan Kunjungi Warga Pulo Panjang di Teluk Banten, Mereka Bukan Sekedar Objek Kepentingan Pemilu Belaka

bantenbersatu

DPMPTSP Kabupaten Serang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Terdampak Banjir di Carenang

bantenbersatu

Bangun Turap Beton di Bintaro Gallery Tangsel, Pilar Targetkan Pengerjaan Selesai Tepat Waktu

bantenbersatu

Ngopi Kamtibmas Alarm untuk Pilkada Aman dan Damai

bantenbersatu

Disperkimtan Kota Tangerang Targetkan Perbaikan 100 Unit Rumah Roboh Rampung dalam 45 Hari

bantenbersatu

Bunyi Sirine Pintu Air 10 Cisadane Kota Tangerang Merupakan SOP Saat Debit Air Naik, Kini Berstatus Siaga 3

bantenbersatu

Sejumlah Pejabat di Lingkungan Basarnas Diperiksa KPK

bantenbersatu