Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Bupati Serang Pastikan Jembatan Peng Desa Lontar Tirtayasa Dibangun Tahun Ini

KABUPATEN SERANG (bantenbersatu.co.id) — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memastikan Jembatan Peng di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa yang kondisinya rusak akan dibangun tahun ini. Kepastian usai Bupati Ratu Rachmatuzakiyah meninjau lokasi jembatan tersebut yang mengalami kerusakan sudah 2 tahun terakhir.

Pada saat meninjau, Ratu Zakiyah juga melihat salah satu mobil yang berisi air yang terperosok. Sebelumnya ia mengaku telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait kerusakan yang terjadi di Jembatan Peng tersebut.

“Untuk jembatan ini hampir 20 tahun belum diperbaiki, kami sebelumnya sudah menerima banyak aduan dari masyarakat tentang jembatan ini,” ujarnya kepada wartawan di lokasi pada Jumat, 24 April 2026.

Ratu Zakiyah mengatakan, dengan meninjau lokasi untuk memastikan langsung kondisinya karena sudah banyak korban kecelakaan akibat rusaknya Jembatan Peng tersebut. “Sudah banyak makan korban, ada banyak kecelakaan dan lain-lain. Maka saya hadir di sini untuk memastikan dan melihat secara langsung kondisi jembatan ini,” katanya.

Ratu Zakiyah menyebutkan, pembangunan akan dilakukan tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp750 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang. “Saya sudah minta ke DPUPR untuk segera ditindaklanjuti. Semoga di tahun ini kita bisa laksanakan pembangunan Jembatan Peng di Desa Lontar ini,” jelasnya diamini Kepala DPUPR Kabupaten Serang Mochamad Ronny Natadipraja yang turut ikut meninjau.

Warga Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa Yumi mengatakan, para warga sudah mendatangi DPUPR Kabupaten Serang sejak tahun 2024 meminta agar cepat dilakukan perbaikan. “Sebenarnya kami bahagia sekali dan seharusnya Pemkab Serang tidak boleh takut mengambil langkah diskresi terhadap pembangunan Jembatan Peng ini,” ujarnya.

Yumi menjelaskan sudah banyak korban yang mengalami kecelakaan, sehingga pembangunan tersebut dinilai sangat mendesak dan dilakukan secepatnya. “Karena sudah sangat membahayakan sekali bagi pengguna jalan. Semalam saja sudah berapa orang yang jatuh, bahkan dia perempuan. Kalau sampai tidak dibangun, pengguna jalan ini bisa-bisa ada yang mati,” katanya.(red03)

Related posts

Dinsos Kota Tangerang Pastikan Kesiapsiagaan Bencana, Dari Logistik hingga Personel Siaga 24 Jam

bantenbersatu

Danrem 064/MY Dorong Percepatan Gerai KDKMP di Cimanggu, Targetkan Dampak Ekonomi Warga

bantenbersatu

Danrem 064/MY Serahkan Hasil Karya Bakti kepada Yayasan Nurul Ibad: “Kalian Tidak Sendiri”

bantenbersatu

PSEL Dibangun Tahun Ini, Bupati Serang Dampingi Deputi Kemenko Pangan Tinjau TPSA Cilowong

bantenbersatu

Tinawati Andra Soni: Edukasi Menopause Penting agar Perempuan Tetap Sehat dan Percaya Diri

bantenbersatu

Danrem 064/MY Tinjau TMMD di Patia, Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

bantenbersatu

Penuhi Hak Warga Binaan, Disdukcapil Kabupaten Serang-LPKA Kelas 1 Tangerang Teken PKS

bantenbersatu

Korem 064/MY Perkuat Kesiapsiagaan GAK, BMKG Tekankan Pentingnya Informasi Meteorologi dalam Mitigasi Bencana

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo

bantenbersatu