Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

[PUPR Banten] Laporan Terbuka Bagian 5 – Menembus Batas Pelosok Lebak, Jalan Poros Desa Maraya dan Sukaraja Kini Mulus Total

Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung kondisi jalan poros desa yang rusak sebelum pembangunan Program Bang Andra oleh Dinas PUPR
Didampingi Kepala Dinas PUPR Bante Arlan Marzan dan jajaran teknis, Gubernur Andra Soni melihat langsung kondisi riil jalur transportasi warga pedesaan sebelum dilakukan intervensi pengecoran melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). (Foto: Biro Adpim Pemprov Banten)
SERANG – Akses konektivitas yang memadai di wilayah hulu pertanian menjadi kunci utama dalam memotong rantai logistik pangan dan menekan pengeluaran operasional para petani lokal. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),
Pemerintah Provinsi Banten terus memacu penyelesaian target pembangunan infrastruktur desa dalam program unggulan Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Memasuki laporan berkala Bagian 5 ini, fokus keberhasilan pembangunan infrastruktur diarahkan pada wilayah Banten Selatan.
Program “Bang Andra” tercatat sukses merampungkan 100 persen target pengerjaan fisik Jalur Usaha Tani (JUT) yang berlokasi di kawasan Wanasalam dan Ciawi Hilir.
Komitmen pemangkasan biaya angkut logistik tani ini bukan sekadar rencana di atas kertas. Berawal dari hasil peninjauan lapangan langsung oleh Gubernur Banten,
Andra Soni, yang menyaksikan beratnya perjuangan mobilitas warga saat melintasi jalur poros desa yang masih berupa tanah dan lumpur, instruksi percepatan langsung diberikan kepada jajaran Dinas PUPR.
Kini, blusukan itu membuahkan hasil nyata dengan rampungnya pengecoran beton rigid standar tinggi di sepanjang jalur hulu pertanian tersebut.
Rampungnya pengecoran beton rigid di Wanasalam dan Ciawi Hilir ini membawa dampak instan yang sangat signifikan bagi perekonomian lokal.
Jalur Usaha Tani Wanasalam dan Ciawi Hilir rampung dibeton rigid melalui Program Bang Andra Dinas PUPR Banten
Kerja Nyata: Kondisi terkini Jalur Usaha Tani (JUT) di perdesaan Banten yang telah selesai dibeton rigid melalui program infrastruktur “Bang Andra”. Akses mulus ini kini siap mempermudah mobilitas logistik pertanian warga setempat. (Foto: Dok. bantenbersatu.co.id)
Salah satu dampak paling krusial yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah pangkasnya biaya angkut pupuk dan logistik hasil tani.
Sebelum adanya intervensi jalan beton ini, para petani harus mengeluarkan ongkos angkut ganda karena moda transportasi roda empat tidak dapat menjangkau area persawahan akibat kondisi jalan yang rusak parah.
Dengan tersedianya Jalur Usaha Tani yang kokoh dan mulus, kendaraan pengangkut kini dapat langsung masuk ke area sentra produksi.
Efisiensi waktu dan biaya operasional ini secara otomatis meningkatkan margin pendapatan bersih para petani saat musim panen tiba.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten menegaskan bahwa standardisasi ketebalan agregat dan mutu beton pada program “Bang Andra” di jalur pertanian ini disamakan dengan standar jalan poros utama.
Langkah tersebut diambil agar infrastruktur yang telah dibangun memiliki daya tahan jangka panjang dalam menopang kendaraan bertonase logistik hasil bumi.
Melalui keberhasilan di Wanasalam dan Ciawi Hilir, Pemprov Banten membuktikan bahwa pemerataan pembangunan tidak lagi bertumpu di kawasan perkotaan, melainkan menyasar langsung jantung produktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.  (Tim Jurnal)

Related posts

Dukung Aktivasi Koperasi Merah Putih, Pemkot Tangerang Gelar Diklat Pemodalan Perkoperasian

bantenbersatu

Sebentar Lagi Pemerintah Akan Bagikan BLT BBM Rp600.000, Lihat Siapa yang Dapat !

bantenbersatu

Hadiri Puncak HKN Ke-61 Provinsi Banten, Bupati Tangerang Berkomitmen Perkuat Kolaborasi

bantenbersatu

PKK Banten Perkuat Kapasitas Orang Tua Hadapi Tantangan Pengasuhan Digital

bantenbersatu

Akses Jalan Ciledug Raya Tertutup Genangan, Pemkot Tangerang Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif

bantenbersatu

Urusan Tanah Makin Mudah, Harison; Transformasi Layanan Pertanahan Butuh Komitmen Bersama

bantenbersatu

Kunjungi Pulau Tunda, Bupati Ratu Zakiyah Percepat Delegasi Tiongkok Investasi di Kabupaten Serang

bantenbersatu

Wagub Dimyati Ajak Masyarakat Banten Muliakan Anak-anak Yatim

bantenbersatu

Tinjau OPD Pasca Libur Lebaran, Bupati Tangerang Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

bantenbersatu