Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Berantas Penyakit Masyarakat, Muspika Kibin Tertibkan Lapak Tuak dan Warung Jamu Penjual Miras

KIBIN, SERANG (bantenbersatu.co.id) – Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kibin bergerak cepat merespons keresahan warga dengan menggelar operasi penindakan Penyakit Masyarakat (Pekat) pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam. Operasi gabungan ini menyasar lapak penjual tuak dan warung jamu yang kedapatan menjual minuman keras (miras) secara ilegal di wilayah hukum Kecamatan Kibin.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Kibin, Asep Saefullah, didampingi Kapolsek Cikande, AKP Tatang, serta jajaran personel dari Koramil Cikande.

Operasi yang dimulai pada malam hari ini menyisir beberapa lokasi yang disinyalir menjadi tempat peredaran miras. Fokus utama petugas adalah lapak-lapak kayu dan warung jamu yang disinyalir menjual minuman keras.

Dalam penggeledahan tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa:
5 Jeriken Tuak (Minuman tradisional beralkohol).
Puluhan Botol Miras berbagai merek yang disembunyikan di balik etalase warung jamu.

Camat Kibin, Asep Saefullah, menyatakan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban umum.

“Malam ini kami turun langsung untuk memastikan wilayah Kibin tetap kondusif. Penindakan terhadap penjual tuak dan miras di warung jamu ini adalah jawaban atas aduan masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan aktivitas tersebut,” tegas Asep.

Sementara itu, Kapolsek Cikande, AKP Tatang, menjelaskan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan telah disita dan dibawa ke Mapolsek Cikande untuk proses lebih lanjut.

“Kami memberikan teguran keras kepada para pemilik lapak. Jika mereka kembali beroperasi dan melanggar aturan, kami akan mengambil tindakan hukum yang lebih tegas sesuai prosedur yang berlaku,” ujar AKP Tatang.

Dukungan penuh juga datang dari tokoh agama setempat. Ketua MUI Kecamatan Kibin, Kh. Gozali, menyampaikan apresiasinya atas langkah tegas yang diambil oleh unsur Muspika. Beliau menyatakan bahwa keberadaan lapak miras dan tuak sangat merusak moral generasi muda serta berpotensi memicu terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan masyarakat.

“Kami dari MUI Kecamatan Kibin sangat mendukung dan mengapresiasi langkah cepat Muspika dalam memberantas peredaran miras. Ini adalah upaya nyata dalam menjaga kesucian wilayah kita dari penyakit masyarakat. Kami berharap operasi seperti ini rutin dilakukan agar lingkungan kita benar-benar bersih dari pengaruh negatif alkohol,” ungkap Kh. Gozali.

Muspika Kibin mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas yang mengganggu ketertiban melalui kanal pengaduan resmi atau langsung ke kantor kepolisian terdekat.(Red03)

Related posts

Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang

bantenbersatu

Jelang Arus Mudik Lebaran, Pemkot Tangerang Mulai Pasang Rambu Penunjuk Jalan Portable

bantenbersatu

Tingkatkan Kepastian dan Perlindungan Hukum di Bidang Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Bahas Konsepsi Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2021

bantenbersatu

Kementerian ATR/BPN Ajak Pemda dan Perusahaan Merealisasikan KTV

bantenbersatu

Sinergi Kamtibmas: APOC Perkuat Barisan Sebagai Mitra Strategis Polsek Cikande Polres Serang

bantenbersatu

Disdukcapil Kabupaten Serang Permudah Akses Pelayanan Adminduk

bantenbersatu

Dinsos Bersama Satpol PP Kota Tangerang Gelar Monitoring Anjal dan Orang Terlantar

bantenbersatu

Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Program Sekolah Gratis dan Pemerataan Mutu Pendidikan

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Raih Penghargaan Kepala Daerah Responsif 2025

bantenbersatu