Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Kakanwil Kemenkumham Banten Hadiri Peluncuran Webinar Series BPSDM

JAKARTA (localhost/bantenbersatu) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Dodot Adikoeswanto dan Kepala Divisi Administrasi, Nur Azizah Rahmanawati, menghadiri acara peluncuran “Webinar Series 2024”.di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkumham, Senin 05 Agustus 2024.

Acara yang mengusung tema “Cerdas Bersama BPSDM Hukum dan HAM”  dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, pimpinan tinggi madya Kemenkumham, staf ahli menteri, staf khusus menteri, serta Kakanwil dan Kadivmin Kanwil Kemenkumham dari seluruh Indonesia.

Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Azahrawi, dilanjutkan dengan persembahan lagu dari BPSDM Hukum dan HAM untuk Menteri Hukum dan HAM. Lagu yang berjudul “Anakku Naburju” ini menjadi ungkapan rasa syukur dan bangga atas kepemimpinan dan dedikasi Menteri Yasonna serta sebagai bentuk penghargaan atas bimbingan dan komitmen beliau dalam memajukan Kementerian Hukum dan HAM.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM,  Razilu, menyampaikan laporan kegiatan launching webinar series.

Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa BPSDM Kumham terus berupaya melakukan intervensi terobosan inovatif solutif yang terlihat sederhana, namun berdampak besar.

“Salah satunya adalah Webinar Series 2024 dengan tajuk ‘Cerdas Bersama BPSDM Hukum dan HAM’  serta percepatan implementasi Corporate University melalui penyusunan pedoman yang ditetapkan dengan SK Ka BPSDM. Aplikasi atau portal web ‘E-Kompetensiku’,” katanya.

Selain itu lanjut Razilu, juga diperkenalkan, yang mengintegrasikan 7 domain menjadi 1 platform yang terintegrasi.

“Kami berharap terobosan yang dilakukan BPSDM Kumham ini dapat berdampak signifikan pada pengembangan kompetensi seluruh ASN Kemenkumham. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan indeks profesionalitas ASN, indeks sistem merit, indeks SPBE, dan nilai reformasi birokrasi,” ujar Razilu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pedoman pelaksanaan pengembangan kompetensi berbasis Corporate University oleh Menteri Hukum dan HAM.

Selanjutnya, Menteri Yasonna, didampingi oleh Kepala BPSDM Kumham dan Dirjen KI, menyerahkan penghargaan atas kreativitas infografis dan videografis pada Webinar Series Cerdas Bersama BPSDM Kemenkumham tahun 2024 kepada para penerima penghargaan.

Selain itu, dilakukan juga penyerahan pencatatan hak cipta atas Mars BPSDM Hukum dan HAM serta portal “E-Kompetensiku” oleh Menkumham didampingi Dirjen KI kepada Ka BPSDM Kumham.

Sebagai simbolis peluncuran portal “E-Kompetensiku”, Menkumham Yasonna H. Laoly, Dirjen KI, dan Ka BPSDM Kumham melakukan penekanan tombol sirine.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menekankan pentingnya tiga hal yang selalu ia kutip dari Warren Buffet: “Kecerdasan, Kerja Keras, dan Integritas. Untuk bisa cerdas, kita harus selalu belajar dan meningkatkan kemampuan diri, sejalan dengan gagasan BPSDM terkait webinar yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ASN secara efektif, efisien, dan ekonomis.” katanya.

“Tidak mungkin kita menyongsong Indonesia Emas 2045 tanpa SDM yang mumpuni, yang cerdas, dan tentunya didukung dengan etos kerja yang tinggi.” tambahnya. (Humas Kemenkumham Banten/Dina/Red02)

Related posts

Pesan Benyamin di Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, “Jaga Kerukunan dan Keutuhan!”

bantenbersatu

Disdukcapil Bandung Belajar Kembangkan Layanan Adminduk Melalui Aplikasi Serang Tatu

bantenbersatu

Grand Final Duta Pariwisata Banten 2025, Wagub Banten A Dimyati Natakusumah: Jadi Motor Promosi Destinasi Wisata

bantenbersatu

Si Propam Polres Serang Gelar Gaktibplin,Cegah Pelanggaran Anggota 

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten A Damenta Dampingi Mendagri Tinjau Harga Bahan Pokok di PITT Kota Tangerang

bantenbersatu

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Pengembangan Olahraga Disabilitas di Banten

bantenbersatu

Bank Banten Harus Dukung Koperasi dan UMKM

bantenbersatu

KPK: Modus Pejabat Kemensos Akali Kerugian Negara Hingga 326 miliar

bantenbersatu

bantenbersatu