Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Reformasi Birokrasi Tematik Menjadi Acuan Penyusunan Rencana Program Tahun 2025

KOTA SERANG (localhost/bantenbersatu) – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengacu pada Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak pada penyusunan rencana program kegiatan. Perencanaan program juga harus memiliki keterkaitan dengan program yang sudah dan sedang dilaksanakan sebagai langkah penyempurnaan.

Hal itu diungkap Virgojanti pada Rapat Koordinasi Penjaringan dan Pembahasan Usulan Rencana Kerja Urusan Energi Dan Sumber Daya Mineral Tahun 2025 di Aula Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang (7/3/2024).

“Perencanaan yang disusun masih ada keterkaitan dengan program sebelumnya, menyempurnakan program sebelumnya untuk dilaksanakan di tahun 2025,” ucapnya.

Virgojanti juga menyinggung Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak untuk Dinas ESDM Provinsi Banten di khususkan pada pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrim hingga investasi.

“Potensi sumber daya energi Provinsi Banten besar, khususnya energi baru terbarukan. Namun belum dimaksimalkan,” ungkapnya.

Sementara dalam penanganan kemiskinan ekstrim, lanjut Virgojanti, Dinas ESDM bisa melakukan program elektrifikasi. Saat ini sekitar 50 ribu rumah belum teraliri listrik.

“Secara bertahap bisa dilaksanakan untuk penanganan kemiskinan ekstrim,” ucap Virgojanti.

Dalam pengendalian inflasi, menurut Virgojanti Dinas ESDM bisa memaksimalkan tata kelola distribusi energi bersubsidi. Pasalnya kenaikan energi berpengaruh besar terhadap kenaikan harga barang.

“Pengelolaan gas subsidi untuk mencegah inflasi,” tegasnya.

Virgojanti juga mengarahkan untuk optimalisasi geopark sebagai salah satu destinasi wisata. Saat ini Provinsi Banten memiliki Geopark Nasional Ujung Kulon di Kabupaten Pandeglang dan Geopark Bayah Dome di Kabupaten Lebak. Segera menyusul Geopark Rawa Dano di Kabupaten Serang yang saat ini masih dalam kajian.

Dirinya juga berpesan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten untuk memperhatikan perizinan pertambangan. Tujuannya, untuk menjaga lingkungan, tata ruang, serta menjaga aktivitas perekonomian sekitar yang tidak hanya untuk mengejar pendapatan asli daerah.

“Pelaku pertambangan juga harus melakukan penambangan dengan penuh tanggung jawab agar tidak mengganggu aktivitas perekonomian setempat,” ucapnya.

Hal senada juga diungkap oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Deri Dariawan. Fokus Program kegiatan Dinas ESDM Provinsi Banten Tahun 2025 mengacu pada Reformasi Birokrasi Tematik Berdampak pada pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrim, serta investasi.

Dikatakan, pada investasi energi baru terbarukan sudah ada perusahaan asing yang berminat. Menjajaki potensi energi angin untuk pembangkit listrik.

“Kemarin datang perusahaan dari China dan Amerika melakukan survei di Cikeusik Kabupaten Lebak. Potensinya sekitar 100 megawatt,” jelas Deri.

“Untuk tenaga pas bumi, kita berdiskusi terus dengan kementerian karena merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Provinsi Banten memiliki potensi di Padarincang Kabupaten Serang dan sekitar Gunung Kabupaten Lebak yang sudah dieksplorasi oleh Kementerian ESDM,” tambahnya.

Masih menurut Deri, untuk energi surya, semua wilayah di Provinsi Banten memiliki potensi. Saat ini pihaknya membuat percontohan di gedung perkantoran Dinas ESDM Provinsi Banten, untuk bisa diaplikasikan ke gedung perkantoran OPD lain di lingkungan Pemprov Banten.

“Ini merupakan salah satu program Pemerintah Pusat dalam mengurangi gas CO2 melalui PLTS (Pembangkit Listik Tenaga Surya, red),” jelasnya.

“Sudah ada Permen ESDM bagaimana rumah tangga dan industri bisa ikut serta untuk membuat potensi tenaga surya secara mandiri,” tambah Deri.

Dirinya juga menjelaskan kebijakan buyer di luar negeri yang mulai mensyaratkan penggunaan energi baru terbarukan untuk diberikan kemudahan.

“Beberapa industri di Provinsi Banten sudah mulai membangun PLTS untuk sumber energi,” pungkasnya.

Rakor diikuti oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten/ Kota se-Provinsi Banten, pelaku usaha energi dan sumber daya mineral, pengelola geopark, serta para tamu undangan lainnya. (Biro Adpim Setda Prov.Banten/Red02)

Related posts

Rakor Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Banten Andra Soni: Perkuat Kolaborasi dan Kerjasama Pembangunan

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sambut Baik Kerja Sama Perdagangan Dengan Empat Negara

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Tekankan Penguatan Stabilitas dan Kinerja Bank Banten dalam RUPS LB*

bantenbersatu

Masuki Masa Tenang, Benyamin Instruksikan Satpol PP untuk Tertibkan Alat Peraga Kampanye

bantenbersatu

Pemkot Tangsel Raih Penghargaan Standar Pelayanan Minimal Kategori Terbaik se-Indonesia

bantenbersatu

Baharkam Polri Lakukan Penilaian Risiko Komprehensif di Stadion 17 Mei

bantenbersatu

CJBI Gass Poll Laksanakan Program Kerja

bantenbersatu

DKP Banten, Mengaku Banyak Hal yang Tak Dapat Ditangani Sendiri : Perlu Ada Koordinasi Dengan Dinas Lain

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Jokowi

bantenbersatu