Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Tim Hukum Zakiyah Pemkab Serang Dampingi Korban Dugaan Pencabulan

KABUPATEN SERANG (bantenbersatu.co.id) – Tim Zona Klinik Advokasi Hukum atau Zakiyah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang saat ini tengah mendampingi korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual seorang pelajar SMP berinisial N 15 tahun, warga Kecamatan Baros ke Mapolresta Serang Kota. Tim Zakiyah merupakan program layanan bantuan hukum gratis yang dicanangkan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Informasi yang diperoleh, Polres Serang Kota bersama UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Serang tengah menangani dengan melayangkan laporan resmi ke Polres Serang pada 4 Mei 2026. Sebelumnya, korban juga melapor ke UPT PPA Kabupaten Serang pada 4 April 2026. Korban telah menjalani visum di RS Bhayangkara pada 2 Mei 2026 untuk keperluan bukti hukum.

Berdasarkan keterangan pelapor, terduga pelaku berinisial MS 41 tahun, berprofesi sebagai guru silat di salah satu perguruan di wilayah Kecamatan Baros. Korban dan pelaku saling kenal karena korban aktif mengikuti latihan silat di tempat terduga pelaku.

Dugaan aksi terjadi berulang kali sepanjang tahun 2025 hingga 2026 di beberapa lokasi berbeda, termasuk saat kegiatan Seba Baduy di Kota Serang pada 25 April 2026. Korban mengaku mengalami tekanan dan ancaman dari terduga pelaku agar tidak melapor ke orang tua.

Pihak kepolisian pun telah melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, dan memeriksa terduga pelaku sampai dengan saat ini dilakukan penyidikan. Kasus ini ditangani sesuai UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan UU Perlindungan Anak.

Sedangkan saat ini pihak keluarga korban didampingi UPT PPA Kabupaten Serang untuk pendampingan psikologis dan hukum.

Ketua Tim Zakiyah dari Kantor Hukum PBH Tajusa Azhari, Cecep Azhar mengaku bersyukur pihak Polresta Serang Kota telah bekerja sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. “Saya mengapresiasi kinerja kepolisian tersebut yang saat ini sudah masuk ketahapan penyidikan. Sangat mengapresiasi ibu Bupati Serang sangat peduli terhadap warganya yang sedang mengalami kesulitan dan mencari keadilan,”ucap Cecep melalui keterangan tertulisnya pada Rabu, 24 Juni 2026.

Cecep berharap, sebagai kuasa hukum korban atau keluarga korban agar pelaku segera dijadikan tersangka dan ditahan untuk memberikan kepastian hukum. “Ini juga untuk melindungi korban dari ancaman lebih lanjut, serta mencegah pelaku melarikan diri dan atau menghilangkan barang bukti,”tegas Cecep juga Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Banten.(Red03)

Related posts

Hadiri CEO Gathering, BPN Dorong Kepastian Tata Ruang untuk Perkuat Iklim Investasi di Provinsi Banten

bantenbersatu

Ketua Umum Leonardo Sirait Pimpin Laskar Gibran Serahkan Dokumen Organisasi ke Bapak Jokowi di Solo

bantenbersatu

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Den Turangga Ditpolsatwa Baharkam Polri Gelar Giat Jumat Berkah di Margonda* *Aksi Simpatik di Jalan Margonda: Personel Den Turangga dan Satwa Kuda Polri Sapa Warga Lewat Jumat Berkah* *Wujudkan Kepedulian, Den Turangga Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Gelar Aksi “Jumat Berkah” di Jantung Kota Depok*

bantenbersatu

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Komitmen Tingkatkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik di Banten

bantenbersatu

Wagub Dimyati Apresiasi Pandangan Fraksi atas Raperda APBD Provinsi Banten Tahun 2026

bantenbersatu

Dari Pelatihan ke Perlindungan, Pemkot Tangerang Terus Perkuat Program untuk Perempuan

bantenbersatu

PT TNG dan Dispora Siap Terapkan Parkir Digital di Stadion Benteng Reborn, Target Beroperasi Awal Juli

bantenbersatu

14 Tahun Tanpa Kasus, Pemprov Banten Pertahankan Status Bebas Rabies dan Pecahkan Rekor Nasional

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Terima Sabuk Kehormatan Pendekar dari Satria Muda Indonesia*

bantenbersatu