Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Pemkot Perkuat SDM PBJ Lewat e-Katalog V6, Sekda: Harus Siap Hadapi Tantangan Baru

TANGERANG (bantenbersatu.co.id) – Dalam Rangka mewujudkan penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) secara elektronik yang semakin efektif, efisien, transparan, terbuka, adil dan akuntabel, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Pengayaan Materi Metode E-Purchasing Katalog Versi 6. 

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya implementasi regulasi baru yaitu Revisi Kedua Perpres Nomor 46 Tahun 2025, yang mewajibkan penggunaan metode E-Purchasing melalui Katalog Elektronik versi 6.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, regulasi mengenai pengadaan barang dan jasa terus mengalami perkembangan. Hal ini sejalan dengan dinamika kebijakan pemerintah, kondisi perekonomian nasional, serta tuntutan akan transparansi dan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tutur Sekda, dalam arahannya saat membuka kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Akhlakul Karimah Gedung Puspem Kota Tangerang, Rabu, (30/07/2025).

“Dan di katalog versi terbaru ini menghadirkan berbagai fitur dan mekanisme baru yang bertujuan untuk mempercepat, mempermudah, dan memastikan proses pengadaan berjalan lebih efisien dan akuntabel,” tambah Sekda.

Namun, lanjut Herman, implementasi sistem baru tersebut juga membawa tantangan tersendiri, baik dari sisi teknis maupun regulasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pelaku pengadaan di lingkungan Pemkot Tangerang, baik Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pengadaan, Pokja Pemilihan, maupun Tim Teknis, yang turut hadir dalam kegiatan pengayaan materi untuk memahami secara menyeluruh tata cara penggunaan katalog Versi 6 tersebut.

“Selain itu, penting pula untuk mampu mengidentifikasi dan memitigasi potensi risiko, seperti risiko hukum, kegagalan sistem, hingga risiko administratif lainnya. Dengan melakukan mitigasi risiko yang tepat, potensi kerugian tentunya dapat diminimalisir, meningkatkan efisiensi, dan membangun kepercayaan publik terhadap sistem e-Katalog versi 6 ini,” ujar Herman.

Untuk itu, Herman, berharap, melalui kegiatan pengayaan materi tersebut seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatannya dengan sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu dan informasi sebagai bekal dalam melaksanakan tugas-tugas pengadaan, dari tahapan perencanaan, penyusunan dokumen, pemilihan penyedia, hingga serah terima hasil pekerjaan.

“Saya juga mengajak seluruh pelaku pengadaan barang dan jasa di Kota Tangerang untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi antar unit kerja, agar pelaksanaan pengadaan berjalan lancar, tepat waktu, dan dapat mendukung percepatan pembangunan daerah secara menyeluruh,” tutup Sekda.(Red03)

Related posts

Waduh, Kabarnya Kapolda Banten Bakal Beri Sanksi Tegas Kepada Kapolsek Cinagka dan Anggota Karena Tolak Beri Pendampingan, yang Berakibat Bos Rental Mati Ditembak

bantenbersatu

ntegrasi NIB dan NOP Akan Diuji Coba di Kota Tangsel, Wamen Ossy Harapkan Keakuratan Data dan Peningkatan Pendapatan Daerah

bantenbersatu

Isu Longsor dan Kemacetan di TPA Rawa Kucing Hoaks, DLH Kota Tangerang Pastikan Aktivitas Berjalan Normal

bantenbersatu

Pemkot Tangerang Pastikan Rencana Pembangunan Tata Ruang Prioritaskan Aspek Lingkungan Hidup

bantenbersatu

Kota Tangerang: Kota Hijau dengan Teknologi Pengelolaan Sampah Terpadu

bantenbersatu

Menteri Nusron Sebut Ada 796 Pelanggaran Tata Ruang di Jabodetabek-Punjur: Secara Tidak Langsung Sebabkan Banjir

bantenbersatu

Wujudkan Sanitasi Layak, Pemkot Tangerang Tuntaskan Pembangunan 176 Unit Jamban Sehat

bantenbersatu

Calon Bupati Pandeglang 2024 Uday Suhada “Ngamuk”

bantenbersatu

Gerindra Akan Dukung Habis Deddy Mulyadi di Pilgub Jabar 2024

bantenbersatu