Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Operasi Keselamatan Jaya 2026, Dishub Kota Tangerang Imbau Masyarakat Patuhi Aturan!

KOTA TANGERANG (bantenbersatu.co.id) — Mengingat, Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan dilaksanakan secara terpadu oleh Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, dan Dishub Kota Tangerang pada 2 hingga 15 Februari mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026.

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, keselamatan, serta ketertiban berlalu lintas di wilayah Kota Tangerang.

”Dalam pelaksanaannya, Dishub Kota Tangerang berperan aktif mendukung kelancaran operasional di lapangan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pemantauan arus kendaraan,” tutur Suhaely, Selasa (3/2/26).

Ia pun mengajak, masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

”Melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026 ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kota Tangerang,” katanya.

Adapun beberapa titik prioritas pengawasan meliputi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kisamaun Pasar Lama, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Frontage.

Daftar Target Operasi yang Akan Kena Tilang di Operasi Keselamatan Jaya 2026;
1. Pengendara ranmor yang melawan arus (Pasal 287 Ayat 1 UULLAJ)
2. Pengendara ranmor yang masih di bawah umur (tidak memiliki SIM) (Pasal 281 Juncto 77 Ayat 1 UULLAJ)
3. Pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan (Pasal 287 Ayat 5 Juncto Pasal 106 Ayat 4 UULLAJ)
4. Pengendara ranmor yang menggunakan HP saat berkendara (Pasal 283 UULLAJ)
5. Pengendara ranmor dalam pengaruh alcohol (Pasal 311 UULLAJ)
6. Pengendara ranmor yang tidak menggunakan sabuk pengaman (Pasal 289 UULLAJ)
7. Tanda Motor Kendaraan Bermotor (TKNB) yang tidak sesuai dengan ketentuannya (Pasal 280 UULLAJ)
8. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI (Pasal 291 Ayat 1 UULLAJ)
9. Knalpot brong atau bising (Pasal 285 Ayat 1 UULLAJ). (Red03)

Related posts

Buka Bimtek Perkoperasian KDKMP, Sekda Tekankan Pentingnya Penguatan Tata Kelola dan Digitalisas

bantenbersatu

Polsek Cikande Tangkap Dua Pelaku Curanmor Saat Hendak Jual Motor Hasil Curian

bantenbersatu

DLH Respons Cepat Laporan Warga, Jalan di Kedaung Wetan Kembali Bersih

bantenbersatu

Polri Kerahkan 2.580 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2025

bantenbersatu

Soroti Metamorfosis Mafia Tanah, Menteri Nusron: Jangan Sampai Terlibat

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Serahkan DPA SKPD dan Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2024

bantenbersatu

Safari Ramadan Bersama DPR RI, BKN dan KAHMI Banten, Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

bantenbersatu

Jalan Iskandar Muda Diperbaiki, Pemkot Tangerang Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif

bantenbersatu

Gubernur Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

bantenbersatu