Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Masyarakat dan Aparat Desa Diharapkan Ikut Membantu Pencegahan dan Penanganan TPPO

BANTEN (localhost/bantenbersatu) – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang adakan program inovatif pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan tema ‘Komunikasi, Edukasi dan informasi desa binaan imigrasi kab serang’ di Hotel Aston Serang-Banten Jumat (17/05/2024).

Penanganan TPPO dengan Tiga Desa Binaan Imigrasi yaitu kecamatan Padarincang, Kecamatan Lebak wangi, Kecamatan Tanara ini dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, Kepala BP3MI Banten Kombespol Budi Novianto, Kasi Pelayanan dan Dokumentasi Perjalanan Bambang Triyono, Kasi TIKKIM Dwi Avandho Farid serta pejabat dari kecamatan Padarincang, kecamatan Tanara dan kecanatan Lebak Wangi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami mengatakan, perijinan di Kabupaten Sejak 2023 sudah satu pintu. Sekarang juga sudah ada desa migran produktif. ” Diharap untuk para imigran nantinya tidak kembali ke sana (luar negeri-red) dan dapat memajukan daerahnya masing-masing,” katanya.

Diana menjelaskan, untuk menjadi calon pekerja migran indonesia (CPMI) juga harus memenuhi syarat yang telah ditentukan, diantaranya usia 17 tahun atau sudah menikah, kompeten, sehat jasmani dan rohani, terdaftar asuransi serta memiliki dokumen yang lengkap. “Tujuannya agar pergi sehat dan pulang juga dalan keadaan sehat,” jelasnya.

CPMI harus jelas keberangkatannya, lanjut Diana. tujuannya agar warga negara Indonesia terlindungi dari pemberangkatan yang ilegal.  “Saya harap CPMI jangan percaya dengan sponsor. Harus jelas dulu siapa yang akan menjadi majikannya, gimana tempat tinggalnya dan sebagainya,” jelasnya.

Diana menjelaskan, kedepannya pihak Disnakertrans akan rapat dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia  (Adepsi) untuk menghadapi tindak perdagangan orang. “Saya minta kepada aparat desa turut mengawasi warganya yang akan menjadi CPMI. Agar mereka berangkat melalui prosedur yang tepat,” ungkapnya.

Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten Kombes Pol Budi Novijanto mengatakan, Masalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang non prosedural ini diharap tidak terjadi lagi, karena itu, untuk kejadian yang tidak diinginkan, diharapkan warga yang akan berangkat ke luar negeri agar mengikuti prosedur yang ada.

Budi menjelaskan, BP3MI aka terus mencegah dan memberantas oknum TPPO. “Karena itu, kami perlu peran masyarakat untuk memberikan informasi,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari word bank, tenaga kerja yg ke luar negeri mencapai 266.000 tiap tahunnya. “Didominasi perempuan karena Domestik atau  pekerja rumah tangga,” katanya.

Menurut Budi, BP3MI selalu melakukan pengawasan, terutama di pos yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Setiap harinya BP3MI melakukan pencegahan sekitar 25-35 orang. “Kami harap peran serta pemerintah dan masyarakat untuk ikut serta membantu  mencegah dan memberantas Oknum atau perusahaan yang ilegal terkait TPPO,” kata Budi.

Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian pada Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Banten, Dadang Munandar menambahkan ada 126 kantor imigran di indonesia. ” Sekarang juga ada Mall Pelayanan Publik (MPB). DI Serang ada dua tempat,” katanya. (Dina/Red02)

Related posts

Provinsi Banten Bakal Jadi Tuan Rumah Peluncuran Gerakan Lansia Berdaya

bantenbersatu

Anak Lima Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Tembok yang Ditabrak Truk

bantenbersatu

Partisipasi Pemilih di Pemilu 2024 Meningkat, Begini Apresiasi Pemkab Serang

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten A Damenta Lantik Pj Sekda dan Kukuhkan 5 Pejabat Tinggi Pratama

bantenbersatu

Sebanyak 65 Unit Rumah di Ciptim Jadi Layak Huni

bantenbersatu

Pendaftaran SPMB Tahap I Tahun Ajaran 2025/2026 Jalur Disabilitas untuk Jenjang SD di Kota Tangerang Resmi Dibuka

bantenbersatu

Gubernur Banten Terima DPTW PKS Provinsi Banten

bantenbersatu

Pemberian Premi bagi Warga Binaan Lapas Narkotika Jakarta sebagai Apresiasi atas Partisipasi dan Disiplin dalam Program Pembinaan Kemandirian

bantenbersatu

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Inflasi Provinsi Banten Terkendali Baik

bantenbersatu