Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Danrem 064/MY Buka Pelatihan Intel bagi Babinsa dan Personel Intel

SERANG (bantenbersatu.co.id) – Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., membuka Pelatihan Intel bagi Babinsa dan Personel Intel Jajaran Korem 064/Maulana Yusuf di Makorem 064/MY, Kota Serang, Senin (20/7/2026).

Pelatihan yang diikuti 126 peserta tersebut akan berlangsung hingga 24 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya TNI AD meningkatkan kemampuan personel dalam mendeteksi dan mengantisipasi berbagai potensi ancaman di wilayah.

Dalam arahannya, Danrem mengatakan intelijen merupakan fungsi yang sangat luas dan dinamis. Perkembangan geopolitik dan geostrategi dunia menunjukkan bahwa perang intelijen terus berkembang dengan berbagai cara untuk mencapai tujuan strategis.

Kondisi tersebut menuntut insan intelijen mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis yang terus berkembang.

“Intel itu smart, kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara klasik. Kita harus mampu melihat setiap persoalan dari berbagai perspektif,” ujar Danrem.

Danrem kemudian mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, bahwa ketika muda musuh bangsa adalah penjajah, sedangkan saat ini tantangan justru datang dari berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan sendiri.

Menurut Danrem, kondisi tersebut menjadi alasan pentingnya pelatihan intel yang secara rutin diselenggarakan TNI AD sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di wilayah.

Danrem menjelaskan, perkembangan media dan arus informasi yang semakin cepat menuntut setiap prajurit memiliki kemampuan memahami informasi secara utuh serta mampu melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang.

Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas di tengah perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah.

Kepada para Babinsa, Danrem menegaskan bahwa selain sebagai insan teritorial, mereka juga harus mempertajam naluri intelijen. Sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah, Babinsa dituntut menguasai wilayah binaan, mengenali setiap potensi, serta mampu melihat, mencatat, mengingat, dan menyajikan data yang akurat sebagai bahan laporan.

“Kuasai betul wilayah, kenali semua. Kalau ada hal-hal yang dibutuhkan intelijen, maka Anda harus siap menjadi penyumbang dan pemberi data yang akurat. Naluri harus ditajamkan, peka terhadap sekeliling, sehingga setiap potensi ancaman dapat dideteksi untuk mengambil langkah yang konkret,” kata Danrem.

Mengakhiri arahannya, Danrem mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan mengikuti pelatihan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas.

“Ilmu itu penting dan ilmu itu sangat bermanfaat sampai kita mati. Saat ini dibuka ilmu, maka manfaatkan dan ikuti dengan baik,” pungkas Danrem.

Sumber: Penrem 064/MY(Red03)

Related posts

Yayasan Brilliant Montessori Gelar Seminar “Gerak dan Cerdas”: Buktikan Olahraga Kunci Peningkatan Prestasi Akademik

bantenbersatu

Kota Tangerang Wakili Banten Jadi Calon Percontohan Kota Antikorupsi Versi KPK

bantenbersatu

Budi Rustandi Apresiasi Kehadiran Sultan Banten Pada Kongres Kebudayaan Kota Serang

bantenbersatu

Lantik Pejabat Eselon 2, Ratu Zakiyah Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

bantenbersatu

berasal dari wajib pajak perorangan, perusahaan, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), serta Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). 10 Desember, Pemkot Tangerang Berlakukan Diskon BPHTB 10%

bantenbersatu

Tak Perlu Bolak-Balik Banten–Jakarta, Pasien Terbantu Rumah Singgah Pemprov Banten

bantenbersatu

Disdukcapil Kabupaten Serang Permudah Akses Pelayanan Adminduk

bantenbersatu

Wamenkes RI: Kota Tangerang Terbaik, Penemuan Kasus TBC Capai 126% dan Terapi Pencegahan TBC Sentuh 92%

bantenbersatu

Wagub Dimyati Apresiasi Raihan Emas Internasional Siswa CMBBS, Saingi Tim dari 16 Negara

bantenbersatu