SERANG (bantenbersatu.co.id) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten resmi menuntaskan seluruh rangkaian Program unggulan “Bang Andra” (Bangun Jalan Desa Sejahtera).
Penyelesaian pembangunan jalan poros pesisir menuju Pelabuhan Karangantu di Kota Serang menjadi penutup paripurna yang sangat monumental pada Tahun Anggaran 2025.
Keberhasilan di ibu kota provinsi ini sekaligus mengunci pencapaian makro target perbaikan jalan desa sepanjang 71,05 Kilometer di seluruh Banten.
PT Tinta Merah Mediatama menyajikan laporan terbuka Bagian 16 ini sebagai rangkuman menyeluruh atas asas transparansi dan akuntabilitas anggaran APBD.
Pemerintah Provinsi Banten sukses mengonversi anggaran total Rp173 Miliar menjadi bentangan jalan beton rigid berkualitas tinggi yang merata di lima wilayah kabupaten dan kota.
Seluruh alokasi fisik dari pagu murni Tahun Anggaran 2025 ini telah terserap secara optimal untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat perdesaan.
Puncak Capaian Makro Infrastruktur Banten
Sebagai titik penutup laporan, koridor Pelabuhan Karangantu memegang peranan yang sangat penting bagi denyut ekonomi dan kebudayaan masyarakat Kota Serang.
Kawasan pesisir ini bertugas menopang pusat pelabuhan nelayan tradisional, destinasi pariwisata bahari, hingga akses utama penyangga kawasan wisata religi Banten Lama.
Sebelum proyek peningkatan mutu jalan dari Dinas PUPR Banten ini berjalan, jalur pariwisata pantai Karangantu memiliki kondisi fisik yang memprihatinkan.
Banjir rob air laut yang sering pasang berpadu dengan permukaan aspal yang hancur, sehingga melumpuhkan aktivitas harian para pengguna jalan.
Melihat urgensi yang besar pada gerbang wisata bahari ini, Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, S.T., M.T., segera memimpin percepatan konstruksi fisik secara masif.

Tim lapangan menerapkan teknologi rigid beton pratekan tebal dengan standar kendali mutu laboratorium kedinasan yang sangat ketat pada Tahun Anggaran 2025.
Tim konstruksi juga meninggikan struktur pondasi badan jalan agar permukaan beton terbebas dari ancaman degradasi akibat genangan air asin.
“Kami menutup seluruh rangkaian Program Bang Andra di Karangantu ini untuk menyajikan warisan fondasi infrastruktur yang kokoh bagi masa depan masyarakat Banten,” tegas Arlan Marzan.
Legacy Transparansi Menuju Banten Maju
Rampungnya pengecoran kaku pada Ruas Karangantu ini langsung memicu gairah baru bagi para pelaku usaha mikro, nelayan, serta penyedia jasa perahu wisata pantai.
Wisatawan kini dapat berkendara dengan aman, nyaman, dan cepat menuju pusat pelelangan ikan tanpa perlu cemas menghadapi kubangan lumpur.
Kelancaran jalur darat ini juga berhasil memotong biaya logistik armada truk angkutan hasil laut menuju pasar induk perkotaan secara signifikan.

Secara sosiologis, mulusnya jalan desa dari pelosok Lebak hingga pesisir Kota Serang terbukti efektif memperkuat simpul silaturahmi dan memicu pertumbuhan ekonomi mandiri.
Penayangan draf laporan terbuka di portal online bantenbersatu.co.id menjadi bukti otentik komitmen jurnalisme pembangunan yang bersih dan akuntabel.
Pemerintah Provinsi Banten sangat optimis bahwa pemerataan infrastruktur yang berkeadilan sosial pada Tahun Anggaran 2025 ini akan menjadi penggerak utama menuju Banten yang mandiri, maju, dan sejahtera. (Tim Jurnal/Selesai)
