Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Sejumlah Pejabat di Lingkungan BPBD Sidoarjo Diperiksa KPK

JAKARTA (localhost/bantenbersatu) – Komisi Pemberantasan Korupsi melanjutkan penyidikan perkara dugaan pemotongan dan penerimaan uang di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah( BPPD) Pemkab Sidoarjo, Jawa Timur,  Senin , 26 Februari 2024.

Pemeriksaan dilakukan  di Polda Jawa Timur, dengan memeriksa saksi-saksi yakni AHADI YUSUF (ASN Pemda Sidoarjo), JASMI INDRI ASTUTI        (ASN Pemda Sidoarjo), MEGALATRI PARIPURNA  (ASN Pemda Sidoarjo), HERU EDY SUSANTO                (ASN Pemda Sidoarjo) dan SUSI WULANDARI       (ASN Pemda Sidoarjo). Hal tersebut disampaikan Kepala pemeberitaan KPK Ali Fikri, yang diterima Senin 26 Februari 2024.

Sebelumnya pihak KPK juga telah memeriksa Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo, Ari Suryono sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang, Jumat 2 Februari 2024.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali juga diperiksa.

Dikabarkan KPK akan mendalami keterlibatan Ari dan Muhdlor dalam kasus dugaan korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang di lingkungan BPPD Sidoarjo tersebut.

Dari temuan awal KPK, potongan dana insentif pajak yang diduga melibatkan tersangka Kasubag Umum BPPD Sidoarjo Siska Wati diperuntukkan untuk kebutuhan bupati dan Kepala BPPD.

Besaran pendapatan pajak BPPD Sidoarjo di tahun 2023 sejumlah Rp1,3 triliun. Atas perolehan tersebut, ASN di BPPD mendapatkan dana insentif. Menurut KPK, Siska secara sepihak memotong dana insentif tersebut.

Terdapat potongan sebesar 10 persen sampai dengan 30 persen dari para ASN di lingkungan BPPD Kabupaten Sidoarjo. Khusus tahun 2023, Siska menerima potongan dana insentif sebesar Rp2,7 miliar.

Pada Selasa dan Rabu, 30-31 Januari 2024, tim penyidik KPK telah menggeledah rumah dinas bupati dan Kantor BPPD Sidoarjo serta sejumlah tempat lainnya.

KPK menemukan sejumlah dokumen pemotongan insentif pajak, bukti elektronik, uang mata asing dan tiga unit mobil diduga terkait dengan perkara.

Kasus ini terungkap dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar tim KPK di Sidoarjo pada Kamis, 25 Januari 2024. Siska bersama 10 orang lainnya ditangkap tim KPK dalam operasi senyap tersebut.

Adapun 10 orang dimaksud termasuk suami dan anak Siska dipulangkan KPK lantaran berstatus terperiksa atau saksi.(Red 01)

 

Related posts

Apel Siaga, Pemkot Tangerang Ajak Warga Kolaborasi Bersama Jaga Kebersihan dan Ketertiban

bantenbersatu

Tinawati Dorong Kader PKK Perkuat Peran Keluarga Dalam Pengendalian TBC

bantenbersatu

Ini Pengakuan Dua Perempuan Mantan Pemain Sirkus Taman Safari : Kemaluannya Disetrum Hingga Dipaksa Memakan Kotoran Gajah

bantenbersatu

Gubernur Andra Soni Pimpin Konservasi Laut dan Pengayaan Terumbu Karang di Carita

bantenbersatu

Wagub Dimyati Dorong Banten Jadi Pilot Project Obligasi Daerah di Indonesia

bantenbersatu

Bupati Serang Ratu Zakiyah Salurkan 1.000 Paket Sembako di Pabuaran

bantenbersatu

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan di Jalan Bouraq-Lio Baru dan Jalan Proklamasi Karawaci

bantenbersatu

Jaga Kondusifitas Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Pengamanan Strong Point di Jakarta

bantenbersatu

Peringati HPN 2026, Pemprov Banten Promosikan Kekayaan Budaya dan Produk UMKM Lokal

bantenbersatu