Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Sertipikatkan Tanah Wakaf Itu Gratis, Cek Disini Persyaratannya

SERANG (bantenbersatu.co.id) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong agar seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar, bukan hanya tanah-tanah milik perorangan, badan hukum, tanah aset pemerintah daerah, pemerintah pusat, tanah ulayat yang disertipikasi. Tanah yang telah diwakafkan juga dorong untuk bersertipikat.
.
“Sertipikasi tanah wakaf penting dilakukan, karena merupakan bukti Hak Tanah Wakaf, memberikan kepastian hukum, dan mencegah konflik yang mungkin timbul kelak kemudian hari,” ujar Sudaryanto, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten saat Rapat Monitoring dan Evaluasi Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Selasa (6/5/2025).
.
Jangan sampai tanah yang sudah diwakafkan oleh pemiliknya, sudah berdiri bangunan masjid, musala, pesantren atau peruntukan ibadah lainnya, di tahun-tahun kemudian digugat oleh ahli waris pemilik.
.
Supaya aman dan memiliki kepastian hukum, bidang-bidang tanah yang diwakafkan harus segera disertipikasi. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mensertipikasi tanah wakaf:
.
1. Pembuatan Akta Ikrar Wakaf (AIW)
Tanah yang diwakafkan bisa tanah yang belum bersertipikat atau tanah sudah bersertipikat, Wakif atau Pihak yang hendak mewakafkan tanahnya bersama Nazir atau Pihak yang menerima harta Wakaf untuk dikelola, bersama-sama menghadap ke Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), yakni Ketua Kantor Urusan Agama setempat.

Wakif melampirkan bukti penguasaan tanah berupa sertipikat hak atas tanah jika sudah bersertipikat, atau jika belum bersertipikat berupa bukti perolehan misalnya akta jual beli tanah, lengkapi juga dengan surat penyataan kepemilikan, surat pernyataan tidak sengketa, surat keterangan dari kepala desa/lurah dan SPPT PBB tahun berjalan. Penandatanganan AIW dilakukan oleh Wakif dan Nazir dihadapan 2 (dua) orang saksi
.
2. Pendaftaran Tanah Wakaf
PPAIW atas nama Nazhir menyampaikan AIW atau Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf (APAIW) dan dokumen lainnya ke kantor pertanahan, apabila persyaratan dinyatakan telah lengkap, kepala kantor pertanahan menerbitkan keputusan penegasan sebagai tanah wakaf dan menerbitkan sertipikat tanah wakaf atas nama Nazhir.
.
Adapun permohonan sertipikasi hak atas tanah wakaf diajukan ke kantor pertanahan setempat dengan melengkapi:
1. surat permohonan;
2. hasil pengukuran dan pemetaan berupa Peta Bidang Tanah/Surat Ukur;
3. bukti kepemilikan tanah (jika sudah bersertipikat lampirkan asli sertipikatnya atau jika belum bersertipikat dilampirkan bukti perolehan tanahnya);
4. Akta Ikrar Wakaf (AIW) atau Akta Pengganti Ikrar Wakaf (APAIW);
5. Surat pengesahan Nazhir;
6. Surat penyataan dari Nazir bahwa tanahnya tidak dalam sengketa, perkara, sita dan tidak dijaminkan. (Red02)

Related posts

RSUD Kabupaten Tangerang Sukses Melaksanakan Operasi Bedah Jantung Terbuka Kedua

bantenbersatu

PWI Terbelah, Semuanya Mengaku Resmi Berdasarkan Undang-undang

bantenbersatu

Gerebek Lokasi Persembunyian di Sobang Lebak, Polsek Cikande Polres Serang Amankan Motor Korban, Satu Pelaku Masih Buron

bantenbersatu

Satgas TMMD Kodim 0602/Serang menggelar penyuluhan PKK

bantenbersatu

Biro Logistik Polda Jatim Raih 2 Penghargaan Pemanfaatan BMN dan Pelaporan Terbaik*

bantenbersatu

Kementerian LH Akan Terapkan Dua Pasal Untuk Pabrik Kertas PT Cipta Piperia

bantenbersatu

Danrem 064/MY Pimpin Rakor Awal Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana Gunung Anak Krakatau

bantenbersatu

Pemkot Tangerang Sukses Rehabilitasi 1.000 Unit Rumah Tidak Layak Huni Sepanjang 2025

bantenbersatu

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang

bantenbersatu