Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Musium Benteng Heritage, Berdiri di Daerah Cikal Bakal Kota Tangerang, Banten

Jika suatu hari kalian jalan-jalan ke Kota Tangerang, Provinsi Banten jangan lupa untuk mengunjungi Musium Benteng  Heritage.

Bangunan ini merupakan hasil restorasi bangunan berasitektur tradisional Tionghoa yang diperkirakan dibangun pada pertengahan abad 17.

Letaknya di Jalan Cilame No.20, Pasar Lama, Tangerang yang juga adalah Zero Point nya Kota Tangerang.

Kabarnya daerah ini merupakan awal mula  Kota Tangerang yang saat ini berada. Dulunya kota ini disebut kota Benteng.

Warga keturuan Tionghoa melakukan restorasi pada bangunan tersebut, sebagai Upaya melestarikan peninggalan sejarah yang ada di Tangerang.

Menurut pengakuan bangunan itu, mereka tergerak untuk turut berpartisipasi aktif melakukan penyelamatan situs-situs budaya yang masih tercecer agar tidak punah sama sekali dan me-ngakibatkan kita menjadi bangsa yang miskin dengan peradaban.

Letaknya sekitar 30 kilo meter (KM) dari Grogol Jakarta. Atau jika menggunakan Bus Umum tarifnya sekitar Rp 25 ribu/orang hingga ke lokasi.

Berdekatan dengan musium ini atau setidaknya sejauh dua kilometer terdapat banyak pusat perbelanjaan dan kuliner yang bisa dikunjungi.

Selain Pusat Perbelanjaan modern, berdekatan dengan musium tersebut, ada juga pasar tradisonal yang menjajakan berbagai dagangan, seperti sayuran dan ikan-ikan segar.

Di museum ini,  kalian akan menemukan banyak hal-hal unik di balik sejarah kehidupan etnik Tionghoa serta berbagai artefak pada zamannya.

Semua peninggalan yang tersisa dari para pendahulu warga Tionghoa kala itu, akan menjadi saksi bisu dari kehidupan masa lalu.

Hal ini tergambar pada lukisan yang ada di dinding, tentang kedatangan armada Cheng Ho dengan rombongan yang terdiri dari sekitar 300 kapal jung besar dan kecil membawa hampir 30.000 pengikutnya.

Sebagian dari rombongan ini yang dipimpin oleh Chen Ci Lung diyakini sebagai nenek moyang penduduk Tionghoa Tangerang (Cina Benteng) yang mendarat di Teluk Naga pada tahun 1407. (Red 01)

 

Related posts

Buruh Sahabat Andra Soni – Dimyati Kembali Lakukan Bedah Rumah

bantenbersatu

Red is a must-have trend this season and not just for Christmas

bantenbersatu

Myanmar to host tourism expo at the end of 2018

bantenbersatu

Andra Soni: Nothing Impossible!!! Tinggal Masyarakat Yang Memilih

bantenbersatu

Thanks to VR, your office will resemble a tropical island

bantenbersatu

Food goes digital: Online grocery shopping becomes popular

bantenbersatu

Google introduces Neural Networks API in DP of Android 8 Developer Review

bantenbersatu

Automated Forex & CFD Trading: Why a Platform Like cTrader Changes the Game

bantenbersatu

Maraton Ekspedisi HPN 2026: Usai Sowan ke Sultan dan Multatuli, Ratusan Pemilik Media Disambut Meriah di Pandeglang

bantenbersatu