Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

HUT Kejaksaan, Maryono Tekankan Kolaborasi Pemkot-Adhyaksa untuk Perkuat Pembangunan Daerah

 

TANGERANG (bantenbersatu.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, inklusif, dan kolaboratif. Hal tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama Korps Adhyaksa dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-80 Kejaksaan Republik Indonesia.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menyampaikan, bahwa pembangunan bangsa tidak mungkin dicapai tanpa kebersamaan. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang menjadikan kolaborasi dengan kejaksaan sebagai bagian penting dalam menjaga arah pembangunan. Pernyataan tersebut, ia sampaikan saat membuka Seminar Ilmiah bertema “Optimalisasi Pendekatan Follow the Asset dan Follow the Money melalui Deferred Prosecution Agreement dalam Penanganan Perkara Pidana” yang berlangsung di Ruang Patio, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (25/08/2025).

“Momen ini mari kita jadikan penguat semangat kolaborasi. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat harus bergerak bersama. Dengan sinergi, cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan bermartabat dapat diwujudkan,” tegas Maryono.

Maryono, juga menekankan, kejaksaan selama ini telah menjadi mitra penting Pemkot Tangerang. Sejak lebih dari satu dekade, kejaksaan tidak hanya memberikan konsultasi dan opini hukum, tetapi juga pendampingan langsung pada sejumlah proyek dan program strategis. Menurutnya, peran tersebut membuat pembangunan di Kota Tangerang dapat berjalan dengan lebih aman, terkawal, dan memiliki legitimasi yang kuat.

“Selama ini kejaksaan selalu hadir mendukung Pemkot Tangerang, baik dalam konsultasi, pemberian opini, maupun pendampingan hukum. Inilah yang memastikan pembangunan kita tetap terarah dan berlandaskan kepastian hukum,” tambahnya.

Seminar yang juga dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Tangerang serta civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Islam Syekh-Yusuf, diharapkan memberi manfaat luas bagi para pemangku kepentingan. Maryono, menilai, pembahasan mengenai Deferred Prosecution Agreement (Penangguhan Penuntutan) sangat penting, mengingat semakin kompleksnya tindak pidana ekonomi seperti korupsi dan pencucian uang.

“Hukum harus beradaptasi dengan tantangan zaman. Dengan mekanisme Deferred Prosecution Agreement, kita memiliki instrumen yang lebih efisien, mampu memulihkan kerugian negara, sekaligus menghadirkan keadilan yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.(Red03)

Related posts

Pemkab Tangerang Siapkan 2.530 Kuota Mudik Gratis 2025

bantenbersatu

Kepala Daerah Terpilih akan Jalani Retreat Selama 10 Hari di Magelang, Presiden Prabowo Punya Keinginan Ini

bantenbersatu

Buruan Daftar Sebelum Kuota Habis, Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Pembuatan Makanan Gratis

bantenbersatu

Pemprov Banten Rawat Tradisi Seba Baduy

bantenbersatu

Kemudahan Pendaftaran NIB Gratis dan Cepat di Kota Tangerang Melalui OSS 24 Jam

bantenbersatu

Penetapan Sekda Banten, Sepertinya Akan Menggunakan Manajemen Talenta, Bukan Open Bidding : Lantas Siapa Diantara Nama Ini yang Bakal Jadi?

bantenbersatu

Bangun 1000 Rumah Selama 2025, Program Bedah Rumah Pemkot Tangerang Diapresiasi Warga

bantenbersatu

Dinsos Bersama Satpol PP Kota Tangerang Gelar Monitoring Anjal dan Orang Terlantar

bantenbersatu

Polri Amankan Misa Akbar Paus Fransiskus dan ISF 2024: Bersejarah Bagi Umat dan Dunia

bantenbersatu