BANTEN (localhost/bantenbersatu) – Provinsi Banten merayakan Hari Ulang Tahun Tahun ke 25 Dharma Wanita Persatuan, di Pendopo Gubernur, Jumat 12 Desember 2024.
Tema yang diambil dalam acara tersebut, yakni “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi dan Dharma Wanita Persatuan Menuju Indonesia Emas Dharma Wanita Persatuan”.
Tema yang dibuat di Provinsi Banten ini, sama yang juga dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan Pusat.
Sedikitnya sebanyak 300 perempuan mengenakan kebaya dipadu dengan kain batik tumplek dalam acara siang itu.
Para perempuan yang mendominasi ruangan acara itu, adalah orang-orang yang tergabung dalam organisasi ini, dari tingak kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.
Mereka terdiri dari Ketua Dewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten, Doktor Doktor Tine Al Muktabar.
Pjs Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten, Faikoh Usman dan para ketua tim penggerak PKK Provinsi Banten.
Ada juga sejumlah ketua tim penggerak PKK serta para ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kota se-Provinsi Banten.
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, dalam sambutannya mengatakan, di Hut ke 25 Dharma Wanita Persatuan tahun ini sungguh sangat luar biasa, karena mengambil tema yang hebat yakni “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi dan Dharma Wanita Persatuan Menuju Indonesia Emas.
“Kita mengucapkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wataala, yang telah mempertemukan kita kembali dalam memperingati hari ulang tahun yang ke-25 Dharma Wanita Persatuan,” mengawali sambutannya.
Menurut Al Muktabar, perjalanan panjang selama 25 tahun organisasi perempuan tersebut, telah mengukuhkan Dharma wanita persatuan sebagai organisasi istri aparatur sipil negara yang besar.
Di moment seperti ini, kata Al Muktabar, diharapkan tidak hanya menguatkan silaturahim namun juga akan menjadi Mitra yang tangguh dalam mendukung pembangunan nasional.
Seperti yang tertulis dalam tema peringatan ini, kata Al Muktabar, sangat baik dari aspek teknologi sosial maupun budaya.
Dia menegaskan, Dharma wanita persatuan harus menjadi organisasi yang dinamis yang dapat merangkul perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam hal ini lanjutnya, transformasi yang kita lakukan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan program yang relevan serta memperkuat peran Dharma wanita persatuan dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan pemberdayaan ekonomi menuju Indonesia emas 2045.
Dia meyakini, bahwa Dharma wanita persatuan akan terus berusaha membangun kapasitas perempuan Indonesia terutama ASN agar semakin berdaya dan berperan aktif dalam berbagai sektor kehidupan.
Tidak hanya itu kata Al Muktabar, Dharma wanita persatuan juga mendorong peningkatan kualitas keluarga Indonesia.
“Hal ini karena kita sadar bahwa keluarga adalah unit terkecil namun fundamental dalam menciptakan generasi unggul yang akan mengisi pembangunan bangsa di masa depan,” tuturnya.
Dia mengajak, pada peringatan yang penuh makna tersebut, semuanya secara bersama-sama berkomitmen untuk saling menguatkan dan terus belajar.
Agar darma wanita persatuan menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian Indonesia emas 2045.
Di hari ulang tahun ke 25 ini, lanjut Al Muktabar, agar semuanya bisa menjadikannya sebagai ajang intropeksi dan motivasi untuk meningkatkan peran serta dalam setiap aktivitas.
“Seluruh pengurus dan anggota Dharma wanita persatuan, pada kesempatan ini saya mengajak kita semua agar Dharma wanita persatuan menjadi organisasi yang semakin kokoh responsif dan inovatif,” tegasnya.
Dengan upaya bersama, lanjutnya insya Allah bisa mencapai cita-cita Indonesia emas 2045.
Masyarakatnya Sejahtera, berdaya saing tinggi dan berkeadilan.
Dalam akhir sambutanya, Al Muktabar memberikan pantun “Kemarin mencari jarum ditumpukan jerami, ketemunya hari ini kue dan tumpeng telah tersaji. Teruntuk Dharma wanita persatuan yang berulang tahun hari ini Wahai puan-puan yang baik hati kuatkan tekad Satukan niat untuk penguatan fondasi transformasi. (Advertorial)
