Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Cegah Wabah Campak, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Solusi Pemkot Tangerang

TANGERANG (bantenbersatu.co.id)- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang mulai menunjukkan tren peningkatan kasus

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, pihaknya bersama lintas sektor mengintensifkan berbagai langkah kolaboratif dalam pencegahan dan penanganan penyakit campak, khususnya yang tergolong penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

“Langkah cepat dilakukan melalui pengaktifan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk melakukan investigasi mendalam terhadap setiap laporan kasus yang mencurigakan. Tim juga menyusun kajian epidemiologi guna mengantisipasi dan menentukan langkah intervensi yang tepat,” papar dr. Dini, Senin (15/9/25).

Di sisi lain, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dari strategi pencegahan. Dinas Kesehatan menggencarkan informasi tentang pentingnya imunisasi lengkap, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta deteksi dini gejala campak kepada orang tua, pengasuh dan lingkungan sekolah.

“Upaya imunisasi juga diperkuat puskesmas dan posyandu dengan pelaksanaan imunisasi rutin, imunisasi kejar bagi anak usia 0–59 bulan dan anak sekolah. Serta pemberian imunisasi tambahan sesuai petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan,” jelas dr. Dini.

Kasus yang ditemukan akan segera dilakukan tata laksana dengan isolasi, pemberian vitamin A dan terapi sesuai anjuran medis,” sambungnya.

Camat Tangerang Yudi Pradhana menjelaskan, camat dan lurah berperan penting dalam mendukung pelaksanaan pencegahan wabah campak ini. Yakni, melakukan koordinasi untuk memastikan program imunisasi berjalan efektif di wilayah masing-masing.

“Dalam hal ini, kewilayahan menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui forum warga dan memobilisasi partisipasi warga dalam program pencegahan campak. Ini yang dilakukan terus menerus dengan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, ini dapat menjadi perhatian semua pihak, tak sekadar petugas kesehatan,” kata Yudi.

Kolaborasi juga melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang memiliki peran besar dalam menyampaikan edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Melalui ceramah keagamaan dan pertemuan komunitas, mereka membantu meningkatkan kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap pentingnya imunisasi.

“Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Tangerang optimis dapat menekan laju penyebaran campak dan mencegah terjadinya KLB. Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi imunisasi anak-anaknya dan aktif melapor jika menemukan gejala campak di lingkungan sekitarnya,” imbaunya.(Red03)

Related posts

Untuk Pelayanan Prima, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ingatkan ASN Harus Sehat dan Bugar

bantenbersatu

Dari Bayah ke Serang, Amanat Danrem 064/Maulana Yusuf Menggema: TNI, Media, dan Mahasiswa Bersatu Tangkal Radikalisme

bantenbersatu

Semangat Menanjak, Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Aksi Donor Darah

bantenbersatu

Polres Serang Gelar Jumat Bersih di Pasar Banjar Cikande, Wujud Kepedulian terhadap Kebersihan dan Ketertiban Lingkungan

bantenbersatu

Minimalisir Banjir, DPUPR Kabupaten Serang Normalisasi Sungai Cikambuy Kibin

bantenbersatu

Polres Serang Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Kragilan, Bantu Ringankan Beban Masyarakat

bantenbersatu

Tinjau Program Jembatan Perintis, Danrem 064/MY Pastikan Percepatan Pembangunan Jembatan di Baros

bantenbersatu

Inilah 10 Destinasi Prioritas Pariwisata di Indonesia yang Didaulat Sebagai Bali Baru.

bantenbersatu

Upacara HUT ke-54, Wabup Serang Ingatkan Korpri harus Empati terhadap Bencana

bantenbersatu