SERANG (localhost/bantenbersatu) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten gagal memenuhi target di tahun 2023.
Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Banten, Virgojanti menjelaskan Realisasi Pendapatan Banten dalam Pelaksanaan APBD 2023 tidak mencapai target 100 persen.
Menurutnya, pendapatan yang semula ditargetkan sebesar Rp12,06 triliun hanya terealisasi sebesar Rp11,57 triliun atau hanya mencapai 95,97 persen.
Kendati demikian, angka ini masih lebih baik dari tahun sebelumnya.
Diperoleh catatan, pada Tahun 2022 realisasi pendapatan Pemerintah Pusat di Banten sebesar Rp 81,54 Triliun.
Jumlah ini diperoleh dari dari Pendapatan Pajak sebesar Rp 66,42 Triliun, Pendapatan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp 12,84 Triliun serta Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp 2,73 Triliun.
Kendati demikian kata Virgo, angka capaian kinerja pendapatan tersebut secara menyeluruh, posisi persentase Provinsi Banten masih berada di atas rata-rata nasional.
“Mudah-mudahan tahun 2024 akan bisa terealisasi lebih baik dari tahun 2023,” ungkap Virgojanti dikutip Rabu 10 Januari 2024.
Sementara Plt Kepala Bapenda Provinsi Banten, Deni Hermawan yang akan dikonfirmasi di kantornya belum berhasil.
“Bapak sedang ada kegiatan tugas di luar,” ujar salah seorang stafnya Kamis 11 Januari 2024. (Wis)
