Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Eksotika Sabuk Hijau Sungai Tahang Ikon Baru Tangerang

Pengunjung pria mengayuh perahu kayu berhias kepala naga bersama hewan peliharaan anjing di aliran Sungai Tahang Greenbelt PIK 2 Tangerang.
Salah satu aktivitas rekreasi air ramah hewan peliharaan di kawasan Greenbelt PIK 2, di mana pengunjung dapat menyewa perahu kayu tradisional untuk menyusuri aliran Sungai Tahang yang bersih. (Foto: Dok. Media)
Oleh: Wartawan Senior, Wisnu Bangun
Penataan kawasan pesisir utara Banten kian menunjukkan arah kemajuan yang signifikan melalui penyediaan ruang terbuka publik berbasis konservasi.
Langkah strategis ini diwujudkan oleh duet pengembang Agung Sedayu Group dan Salim Group yang berkomitmen mengintegrasikan infrastruktur modern dengan kelestarian alam di properti Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2).
Sebagai jantung utama dari gerakan pelestarian ekosistem lokal tersebut, pihak pengelola menghadirkan koridor alam terpadu bertajuk Greenbelt PIK 2.
Hutan kota buatan yang dirancang menjadi benteng ekologis perkotaan ini berdiri di atas hamparan area publik seluas 60 hektar.
Lintasan areanya didesain memanjang dengan total rute pelestarian alam mencapai 3 kilometer.
Secara batas wilayah pemerintahan, jalur sabuk hijau ini masuk ke dalam wilayah administratif Desa Salembaran yang memayungi kawasan di wilayah Kecamatan Teluknaga dan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Keberadaan taman kota raksasa ini dibangun secara sejajar mengikuti alur alami dari Sungai Tahang yang membelah kawasan pusat bisnis atau Central Business District (CBD).
Sistem perairan dari sungai alami ini mengalir secara berkelanjutan melintasi pusat perkotaan hingga bermuara akhir di pesisir Laut Jawa.
Tata letak koridor hijau ini tergolong sangat menguntungkan secara perencanaan wilayah karena posisinya diapit langsung oleh dua jalur transportasi utama, yakni Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M.H. Thamrin.
Guna memudahkan pengawasan serta distribusi arus wisatawan, kawasan yang panjang ini dikelompokkan ke dalam empat zona pemanfaatan publik.
Bagi warga yang datang dari arah luar kota, gerbang masuk untuk Zona 1 dan Zona 2 dapat ditemui sesaat setelah melintasi struktur bentang Jembatan PIK 2 dari arah Bundaran CBD.
Selanjutnya, titik aktivitas rekreasi dan sentra kuliner alam terpusat di Zona 3 (A & B) yang terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan konsep terbuka Orange Groves PIK 2.
Menuju wilayah paling ujung, pengunjung akan disuguhi suasana asri Zona 4 yang kawasannya dibangun khusus untuk memfasilitasi aktivitas kebugaran seperti lintasan lari dan jalur bersepeda santai.
Pihak pengelola lanskap memproyeksikan ekosistem buatan di sepanjang bantaran air ini mampu menjadi suaka perlindungan satwa burung (Bird Sanctuary) sekaligus menjaga keanekaragaman hayati lokal.
(Foto: Dokumen Tempo)
Kawasan sabuk hijau tepi sungai ini memang sengaja dipersiapkan untuk menjadi ekosistem baru bagi perlindungan keanekaragaman hayati termasuk kawanan burung rawa pesisir.
Kondisi Sungai Tahang yang kini mengalir bersih pasca-normalisasi massal menjadi modal utama bagi lahirnya berbagai inovasi wisata rekreasi air baru di Kabupaten Tangerang.
Masyarakat urban kini bisa melepas penat di akhir pekan dengan mencoba ragam aktivitas kebugaran air seperti mengayuh perahu kayak hingga menjajal olahraga stand up paddleboard.
Keberhasilan mentransformasi bantaran sungai pesisir ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi kreatif baru bagi masyarakat di sekitar wilayah Teluknaga dan Kosambi.
Melalui sinergi pembangunan berkelanjutan ini, pesisir utara Tangerang kini tidak hanya dikenal sebagai pusat properti megah, melainkan juga rumah bagi destinasi wisata ekologi yang ramah keluarga. (***)

Related posts

Gubernur Andra Soni Upayakan Sinkronisasi Kebijakan Pengelolaan Jasa Lingkungan DAS Cidanau

bantenbersatu

Wagub Dimyati: Banten Aman, Pembangunan dan Investasi Semakin Lancar

bantenbersatu

Danrem 064/MY Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2026

bantenbersatu

Apresiasi Komdigi dan Dewan Pers, Akhmad Munir : PWI Akan Hadir Lebih Solid dan Profesional

bantenbersatu

Penguatan Posyandu di Banten, Tinawati Andra Soni Buka Rakorda dan Serahkan Penghargaan

bantenbersatu

MBG Swasta Diresmikan, Sekda Zaldi Ingin Diperluas di Kabupaten Serang

bantenbersatu

Dampingi Gubernur Tinjau Pasar Ciruas, Bupati Serang Segera Gelar OP Tekan Harga Pangan*

bantenbersatu

Triwulan Kedua, Pemkot Tangsel Raih Peringkat Pertama Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah se-Banten

bantenbersatu

Banten Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera Utara

bantenbersatu