Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Puluhan Pompa Dioperasikan, DPUPR Kota Tangerang Fokus Tangani Banjir di Periuk

TANGERANG (bantenbersatu.co.id) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang terus melakukan penanganan intensif terhadap banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah. Saat ini, sebagian besar wilayah di Kota Tangerang telah berangsur surut, sementara penanganan difokuskan di Kecamatan Periuk yang masih tergenang, Selasa (10/3/26).

Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyampaikan, banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga membuat badan air penerima seperti Kali Cirarab tidak mampu menampung debit air yang masuk.

“Alhamdulillah untuk wilayah timur sejak kemarin sudah surut. Semua pompa dan sistem operasional kita jalankan. Saat ini penanganan tinggal difokuskan di kawasan Periuk, yang lainnya sudah surut naik proses pemulihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada puncak banjir sebelumnya, ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai 4 meter dan masuk hingga lantai dua rumah warga. Namun saat ini kondisi genangan sudah berangsur turun hingga berada di bawah tanggul dengan ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Dalam proses penanganan, DPUPR mengoperasikan puluhan pompa air di berbagai titik. Di kawasan Total Periuk misalnya, terdapat sekitar 20 pompa yang bekerja untuk mempercepat penyedotan air.

“Sementara di Perumahan Garden City terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan. Ini semua saat ini dikerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan,” jelas Taufik.

“Sebagian pompa sebelumnya sempat tidak bisa dioperasikan karena terendam banjir. Namun hari ini sudah dilakukan perbaikan dan sebagian besar sudah kembali beroperasi,” sambungnya.

DPUPR memperkirakan genangan di beberapa kawasan akan surut secara bertahap. Total Persada diperkirakan dapat surut lebih cepat, disusul Garden City, sementara Periuk Damai biasanya menjadi wilayah terakhir yang surut karena posisi topografinya paling rendah.(Red03)

Related posts

Jokowi Bantah Kirim Utusan ke PDIP guna Membatalkan Pemecatannya: Saya Ngalah Terus loh, Tapi Ada Batasnya ya

bantenbersatu

Danrem 064/MY Serahkan Hasil Karya Bakti kepada Yayasan Nurul Ibad: “Kalian Tidak Sendiri”

bantenbersatu

Tinjau SPMB 2026 di Kabupaten Serang, Wabup Najib Hamas Pastikan Kondusif

bantenbersatu

Penyidik Unit Harda Satreskrim Polres Serang Limpahkan Dua Tersangka dan BB ke Kejari

bantenbersatu

Aparat Gabungan Halau Serangan Bersenjata OPM di Homeyo

bantenbersatu

Polda Banten Laksanakan Pengamanan Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Provinsi

bantenbersatu

Bupati Serang dan Bupati Situbondo Bahas Festival Anyer-Panarukan

bantenbersatu

Kabinet Merah Putih Akan Melakukan Penghematan hingga Rp 21 triliun Dari Perjalanan Dinas Menteri ke Luar Negeri

bantenbersatu

Tinjau Longsor di Padarincang, Wabup Najib Hamas Pastikan Penanganan Dilakukan dengan Cepat

bantenbersatu