Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan, Sediakan Rumah Sewa hingga Trauma Healing untuk Korban Ledakan di Pamulang

TANGSEL (bantenbersatu.co.id) -Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat memberikan bantuan bagi korban ledakan rumah akibat ledakan gas di Pondok Cabe Ilir, Pamulang pada Jumat (12/9/2025).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah melalui BPJS dan mekanisme pembiayaan yang tersedia.

ini tercatat tujuh korban masih menjalani perawatan intensif di RS Hermina Ciputat, termasuk satu korban luka bakar 100 persen yang dirujuk ke RS Tarakan.

“InsyaAllah, kita dahulukan semua kebutuhan yang penting bisa dipakai para pengungsi, yang layak tentunya, misal makanan, kebutuhan anak, bayi, semuanya juga disiapkan,” kata Pilar saat berkunjung ke tiga lokasi yakni RS Hermina, rumah meledak dan tempat pengungsian pada Sabtu (13/9/2025).

Selain bantuan medis, dukungan logistik darurat juga disalurkan untuk 16 kepala keluarga yang kini mengungsi di berbagai tempat baik di musala terdekat, rumah tetangga dan keluarga mereka.

Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, perlengkapan bayi seperti susu dan popok, serta kebutuhan dasar lainnya.

Pemkot juga menyiapkan opsi sewa rumah sementara agar para pengungsi tidak terlalu lama tinggal di musala.

Untuk anak-anak sekolah, Pilar meminta Dinas Pendidikan menyalurkan perlengkapan sekolah dan seragam agar mereka tetap bisa bersekolah tanpa kendala.

“Anak-anak tetap harus sekolah, karena pendidikan tidak boleh terhenti akibat musibah ini,” tegasnya.

Dari pendataan awal, tercatat ada rumah warga yang rusak dengan kategori berat, sedang, hingga ringan. Pemkot Tangsel telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2025 untuk membantu perbaikan rumah-rumah tersebut.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ditugaskan segera menginventarisasi kerusakan agar proses rehabilitasi bisa dilakukan sesegera mungkin.

Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga menyiapkan program trauma healing khusus untuk anak-anak dan keluarga terdampak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama psikolog serta perguruan tinggi.

“Kami juga dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, itu ada program dengan psikolog ya, psikolog anak. Untuk pemulihan trauma pasca kejadian. Jadi memang itu standar kami. Setiap ada kejadian, bencana, kebakaran, dan lain sebagainya ya, itu pasti kami turunkan psikolog untuk melakukan trauma healing,” kata dia.

Pilar menegaskan, Pemkot Tangsel pemerintah akan terus hadir mendampingi warga hingga pulih dari musibah.

(Red03)

 

Related posts

MBG Swasta Diresmikan, Sekda Zaldi Ingin Diperluas di Kabupaten Serang

bantenbersatu

Buka Musda APJI Banten, Wagub Dimyati Soroti Peran Jasa Boga dalam Ciptakan Lapangan Kerja

bantenbersatu

Wabup Intan Ajak Organisasi dan Komunitas Kuatkan Komitmen Ciptakan Kabupaten Tangerang Yang Aman, Ramah, dan Manusiawi Bagi Semua

bantenbersatu

Kakorsabhara Baharkam Polri Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi di Mako Korsabhara Depok

bantenbersatu

Buka Festival Santri Lebak 2025, Gubernur Andra Soni Tekankan Pemberdayaan SDM dan Sinergi Daerah

bantenbersatu

Tinawati Andra Soni: Sosialisasi Pencegahan Stunting Harus ke Tingkat Keluarga

bantenbersatu

Tim Sepak Bola Popnas Banten Lolos ke Semifinal usai Tekuk Gorontalo 4–0

bantenbersatu

Koops TNI Habema Prihatin Terhadap Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni

bantenbersatu

Wujudkan Jakarta Kondusif, Personel Detasemen Perintis Baharkam Polri Amankan Titik Vital Ibu Kota Sejak Pagi Buta

bantenbersatu