Berita Banten terkini, Update berita Banten, Peristiwa terbaru di Banten

Kasus Oplosan BBM: Negara Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Konsumen

JAKARTA (bantenbersatu.co.id) –  Terungkapnya praktik pengoplosan BBM di PT Pertamina Patra Niaga menjadi bukti lemahnya pengawasan distribusi energi. Andi Aditya, praktisi ekotrans (ekonomi&transparansi), menegaskan bahwa negara harus bertanggung jawab atas kerugian konsumen dan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Menurut Andi, dalam teori ekonomi, kepercayaan adalah aset penting. BBM bukan sekadar komoditas, tetapi juga faktor yang menopang stabilitas harga barang dan daya beli masyarakat. Negara harus menjamin bahwa masyarakat mendapatkan BBM berkualitas sesuai harga yang dibayarkan.

“Konsumen membayar Pertamax untuk kualitas tinggi, tetapi justru menerima produk oplosan. Ini adalah bentuk kerugian ekonomi yang harus ditanggung negara sebagai pengawas regulasi energi,” tegas Andi, Kamis 27 Februari 2025.

Selain itu, negara harus memastikan bahwa BBM yang ber-subsidi tidak disalahgunakan juga. Kebocoran akibat praktik manipulasi ini berisiko merugikan keuangan negara dan menciptakan distorsi dalam pengelolaan anggaran energi.

Kasus ini juga berpotensi menaikkan harga barang dan jasa. Jika kepercayaan terhadap Pertamina menurun, sektor transportasi dan logistik akan terdampak, yang akhirnya dapat memicu inflasi dan melemahkan daya beli masyarakat.

Andi mendesak pemerintah untuk melakukan audit distribusi BBM di pertamina, mengumumkan hasilnya secara transparan, serta memberikan kompensasi kepada konsumen yang dirugikan. Sanksi tegas juga harus diberikan kepada pelaku guna mencegah kasus serupa di masa depan.

“Kasus ini adalah ujian bagi pemerintah dalam melindungi hak konsumen dan menjaga stabilitas ekonomi. Jika tidak ada tindakan nyata, kepercayaan terhadap sistem energi dan subsidi akan semakin menurun,” tutup Andi. (Diva/Red02)

Related posts

Gubernur Andra Soni: PAPPRI Bisa Jadi Mitra Strategis Penguatan Ekonomi Kreatif di Banten

bantenbersatu

Korem 064/MY Perkuat Kesiapsiagaan GAK, Badan Geologi: Gunung Anak Krakatau Masih Level III

bantenbersatu

Bupati Serang Ratu Zakiyah Ingatkan Kedepankan Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan

bantenbersatu

Lantik 64 Pejabat Fungsional, Gubernur Andra Soni Tekankan Kualitas Pendidikan dan Pencegahan Tawuran

bantenbersatu

Kepala Kantor Imigrasi Serang Mengikuti Pengarahan Wakil Menteri IMIPAS di Lapas Kelas IIA Serang

bantenbersatu

Wujudkan Kepastian Hukum bagi Keluarga, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan,

bantenbersatu

Wagub Dimyati Turun Tangan, Fasilitasi Penyelesaian Ijazah Siswa Tak Mampu

bantenbersatu

Perkuat Ekosistem Keuangan Daerah, Wagub Dimyati Fasilitasi Tiga Daerah Pindahkan RKUD ke Bank Banten

bantenbersatu

Minimalisir Banjir di BCP 2, DPUPR Kabupaten Serang Normalisasi Saluran Air Sepanjang 1 KM

bantenbersatu