SERANG (bantenbersatu.co.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelontorkan dana sebesar Rp 54,8 miliar, untuk melakukan pembangunan Jalan Desa Sejahtra, melalui APBD tahun 2025.
Jalan Desa Sejahtra tersebut berada di 11 ruas, sepanjang hampir 17 kilometer yang tersebar di delapan titik lokasi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten Arif Agus Rakhman mengatakan, ini adalah bagian dari Program Bang Andra, yang diluncurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Program ini bukan saja bertujuan untuk memperkuat konektivitas antar wilayah, tapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan,” katanya dihubungi Kamis 14 Agustus 2025.
Dia menyebut, program ini dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota di Banten, termasuk Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, dan Tangerang.
Salah satu lokasi yang menjadi prioritas dalam program Jalan Desa Sejahtra ini, adalah Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Menurut Arief, lokasi ini dipilih karena dipandang sebagai sentra produksi padi di Provinsi Banten.
Disebutkannya, pemprov Banten menargetkan pada tahun 2025 ini, bahwa program ini akan selesai pembangunannya sesuai dengan target yang sudah ditentukan.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi masyarakat pedesaan di Banten.
Menurut Arief, dengan akses jalan yang baik bagi petani di pedesaan dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas mereka.
Karena kata Arief, jalan yang baik dapat mengurangi biaya transportasi hasil pertanian, sehingga meningkatkan pendapatan petani.
“Karena dengan jalan yang baik bagi petani di pedesaan, mereka akan lebih mudah untuk mengakses pasar, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan layanan lainnya,” tegas Arief. (Wisnu Bangun)
